News

BJB Siap Sambut Fintech

Dubia bisnis dan ekonomi saat ini terus mengalami revolusi. Saat ini sangat marak berkembang usaha rintisan (start up) berupa financial technology (fintech). Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, mengatakan bahwa perbankan harus terus melakukan inovasi dan pemutakhiran teknologi supaya bisa bekerjasama dengan bisnis-bisnis baru berbasis teknologi seperti start up di bidang fintech.

Berdasarkan catatan BJB, dalam waktu tiga tahun ini usaha dalm bidang fintech telah melakukan transaksi hingga Rp 3 triliun. Lebih jauh lagi Ahmad memperkirakan nilai tersebut akan mencapai nilai hingga Rp. 7 triliun pada tahun 2020

“Artinya, jika perbankan tidak bergerak cepat maka akan tertinggal dari sisi payment. Perbankan akan ketinggalan jika tidak melakukan pemutakhiran teknologi. Adaptasi teknologi tidak dapat ditawar, tapi jangan takut karena fintech bukan musuh perbankan,” kata Ahmad Irfan dalam keterangan resmi yang dirilis Jumat (16/3/2018).

Baca Juga ...   Haruskah Buang Air Kecil Setelah Bercinta Bagi Wanita

Pernyataan direktur Bank BJB itu tentunya tidak sembarangan. Ahmad meyakini bahwa bisnis di bidang fintech tidak bisa berdiri sendiri. Oleh karena itu, fintech dan perbankan bisa saling bekerjasama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan demikian, Fintech dan Bank bukan merupakan rival dalam dunia bisnis.

Menaggapi hal tersebut, beberapa pakar ekonomi juga mengiyakan apa yang dikatakan oleh Ahmad Irfan,

“Ritel bank akan tetap tumbuh. Justru akan menjalin simbiosis mutualisme atau kolaborasi bersama fintech. Maka tidak akan saling mematikan karena sifatnya dapat bersinergi dengan pelayanan bank,”  ujar Acuviarta Kurtabi, ekonom dari Universitas Pasundan,

Sinergitas tersebut dapat diwujudkan karena kedua sektor, baik fintech maupun perbankan memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Perbankan memiliki kelebihan dalam lisensi memindahkan dana dari satu rekening ke rekening lain yang tidak dimiliki oleh fintech.

Baca Juga ...   Putri Marino Bikin Buku Kumpulan Puisi Malah di Kritik Netizen

Namun, fintech bukan tanpa kelebihan. Fintech terbilang sangat efisien dan efektif karena karakternya yang identic dengan gadget.

“Fintech merupakan bagian dari efisiensi dan percepatan pelayanan. Namun, transaksi bersifat konvensional masih tetap dibutuhkan. Apalagi fintech tidak selamanya bebas dari eror,” tambah Acuviarta.

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.