Seleb

Suami Dian Sastro Dipanggil KPK Terkait Kasus Emirsyah Satar

KPK baru-baru ini diketahui telah memanggil suami dari salah satu aktris terkenal tanah air, Dian Sastrowardoyo, Maulana Indraguna Sutowo. Pemanggilan suami Dian Sastro tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Rolls Royce oleh PT Garuda Indonesia. Hal tersebut juga dibenarkan oleh juru bicara KPK, Febri Diansyah. Febri mengatakan bahwa Indra Sutowo diperiksa oleh KPK sebagai saksi untuk tersangka Emirsyah Satar, mantan Dirut Garuda Indonesia.

“Diperiksa untuk tersangka ESA,” kata Febri saat dalam sebuah wawancara, Selasa (27/3/2018).

Sebelumnya KPK juga telah memeriksa pengusaha Adiguna Sutowo dalam kasus yang sama pada hari selasa pekan lalu.

“Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar),” ujar Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (20/3/2018).

Baca Juga ...   Icha Gween Bantah Disebut Sebagai Orang Ketiga dalam Rumah Tangga Gading-Gisel

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua yang pemberitaannya sudah diketahui secara luas. Nama Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo adalah tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK berdasaerkan alat bukti yang sudah ditemukan. Keduanya merupakan Presiden Komisaris PT Mugi Rekso Abadi (MRA).

Dalam kasus ini, Emirsyah Satar diduga menerima suap sebesar 1,2 juta euro dan US$ 180 ribu atau senilai total Rp 20 miliar. Selain itu, Emirsyah juga menerima barang dengan nilai mencapai US$ 2 juta. Barang tersebut kabarnya tersebar di Singapura dan Indonesia yang didapatkan dari perusahaan manufaktur terkemuka asal Inggris, Rolls Royce. Hal tersebut kabarnya terkait dengan pembelian 50 unit mesin pesawat Airbus SAS yang dilakukan Garuda Indonesia pada rentang waktu 2005-2014.

Baca Juga ...   Begini Perjuangan Dian Sastro Merawat Anaknya yang Autis

Berdasarkan penyelidikan, KPK menduga suap tersebut dilakuakn melalui pihak ketiga bernama Soetikno Soedarjo. Soetikno merupakan beneficial owner dari Connaught International Pte Ltd yang berkantor di Singapura.

Soetikno adalah seorang Presiden Komisaris dari PT Mugi Rekso Abadi (MRA), salah satu perusahaan yang bergerak di bidang media dan gaya hidup.

Sementara itu, berdasarkan investigasi Serious Fraud Office (SFO) Inggris, Rolls Royce dijatuhi denda oleh pengadilan di Inggris sebesar 671 juta pound sterling (sekitar Rp 11 triliun). Selain di Indonesia, perusahaan ini juga melakukannya di berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Tiongkok, Brasil, Kazakhstan, Azerbaijan, Irak, dan Angola.

 

Baca Juga Yang Ini:

Baca Juga ...   Demi Karir, Putri Juby Tutupi Kehamilan Usai Putus dengan Delon

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.