Seleb

JPU Hadirkan Saksi Baru Di Sidang Lanjutan, Jennifer Dunn Akui Keberatan Dengan Kesaksiannya

Setelah sukses membuat heboh public luas terkait isu pelakor atau perebut laki orang, aktris cantik Jennifer Dunn tak berselang lama kembali menyuguhkan kabar jika dirinya mengonsumsi obat terlarang jenis sabu. Sudah beberapa kali melakukan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas kasusnya tersebut, tepat pada hari Kamis (12/4) kemarin, Jennifer pun kembali menjalani sidang lanjutannya.

Disidang tersebut sang Majelis Hakim memberikan kesempatan pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan saksi baru yaitu bernama Rico Ardiansyah. Dalam kesaksiannya Rico menuturkan jika aktris cantik itu telah menunggu pemesanan sabu yang masih kurang dari pihak FS. Dengan disaksikan orang-orang didalam Pengadilan tersebut, Rico pun menceritakannya.

Baca Juga ...   Sebelum Wafat, Berikut Pesan Wasiat Nurmiati Siahaan, Ibunda Natalia Sarah

Terdakwa meminta sisa sabu yang kurang dan Faisal juga berjanji akan memberikan sisanya. Si terdakwa bilang ‘Ini kok cuma seperempat, kekurangannya mana?’,” Tutur sang saksi disidang lanjutan Jennifer tersebut.

Mendengar pernyataan Rico, Jennifer pun seakan tidak terima dan langsung membantahnya.

“Izin, Yang Mulia, saya keberatan bahwa saya tidak pernah menuntut datangnya sabu dari Ferly (Faisal). Karena saya tidak meminta, tapi Ferly yang menjanjikan ke saya untuk ngasih,,” Tutur istri siri Faisal Harris itu.

Sontak Majelis Hakim pun langsung menyanggah pembelaan diri Jennifer tersebut.

Jadi, Saudara tidak menunggu? Kalau tadi dijelaskan meminta kekurangannya?,” Sahut sang Majelis Hakim.

“Iya, itu tidak benar. Lalu tidak benar juga bahwa saya sedang menunggu datangnya sabu itu,” Jawab wanita yang akrab disapa Jedun itu.

Baca Juga ...   Vonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU, Pihak Jennifer Dunn Pikirkan Upaya Hukum untuk Sikapi Putusan Pengadilan

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.