Film, TV & Musik

Endank Soekamti Tak Ingin Disebut Go Internasional Meski Telah Tampil Di Jepang

 

Sebagian penyanyi atau band sangat mengidamkan dapat tampil di luar negeri. Sama halnya dengan Endank Soekamti yang mengaku senang karena mendapat kesempatan langka yang mengharuskan band asal Yogyakart tersebut manggung di Negeri Sakura, Jepang. Namun tak seperti beberapa penyanyi, grup atau band lainnya yang telah menyandang go internasional manakala sudah pernah tampil di luar negeri, Endank Soekamti justru bersikap sebaliknya.

Berdasarkan penturan dan sang vokalis, Erix, Endank Soekamti dapat manggung di Jepang merupakan hal yang istimewa. Namun menurutnya kesempatan tersebut memiliki keistimewaan yang sama dengan ketika tampil di Indonesia ataupun di lokasi lain. Tampilnya Endank Soekamti di Jepang tidak perlu dibesar-besarkan hingga sampai disebut go internasional oleh penggemarnya. Erix menyebut jika kalimat go internasional yang diberikan oleh penggemarnya tidak tepat bagi bandnya itu.

Baca Juga ...   Sabet Piala Penyanyi Dangdut Tergaul Di ‘ADI 2018’, Ayu Ting Ting Banjir Ucapan Selamat

Aku kurang setuju dengan statement “Go International” kesannya Indonesia tu desa trus mau naik kelas pergi ke kota. Lha wong industri luar negeri aja membidik pasar Indonesia kok. Indonesia itu market paling seksi buat mereka (Industri apa saja, gak cuma musik),” tutur Erix melalui unggahan di akun Instagramnya.

Lebih dalam lagi, sang vokalis juga menyebut jika untuk menjadikan internasional sebagai target pasar bukanlah hal yang tidak mungkin, apalagi di era digital seperti sekarang ini. Kesempatan akan sangat besar ketika memiliki kemauan dan niat yang besar pula. Ia juga menambahkan jika saat ini banyak musisi Indonesia yang mendunia melalui Youtube dan Startup.

Baca Juga ...   Gandeng Nama Donny Damara Sebagai Pemeran Utama Dalam Film ‘Guru Ngaji’, Seperti Inilah Bocoran Detailnya Film Tersebut

Hari ini teknologi membantu Kita, klo memang mau (((NIAT))) jualan nembak pasar negara negara lain ya tinggal bikin karya / produk dengan konten Internasional. Lalu upload ke gerai digital atau dsitribusikan ke agen distributor pasar dunia dan Kamu sdh Internasional. Contoh succes story selain musisi bisa melihat referensi startup & yutuber2 dunia termasuk Indonesia yg mendunia,” lanjutnya.

Unggahan Erix kemudian ditutup dengan pendapatnya bahwa kalimat go internasional sudah tidak lagi cocok digunakan pada era sekarang ini.

Ojo ndeso, istilah “Go nasional” & “Go Internasional” hari ini sdh tidak relevan lagi. MERDEKA!” tutup Erix

Baca Juga Yang Ini:

Baca Juga ...   Perdana Bintangi Komedi Romantis, Intip Cerita Yoo Seung Ho


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.