News

Akibat Yang Akan Anda Alami Ketika Kurang Beristirahat

Anda tentunya sempat merasakan kurang istirahat. Tidur hanya dalam waktu beberapa jam aja sebab mesti begadang dalam lembur pekerjaan ataupun tugas kuliah, tugas kantor, ataupun dengan alasan yang lainnya. pada keesokan harinya, rasa ngantuk melanda diri abda sepanjang hari, merasa lemas, tidak fokus, tidak memiliki semangat, maupun mood jadi tak bagus sehingga gampang sekali marah.

Banyak orang tak menyadari jika semua itu terjadi sebab anda kurang istirahat ketika malam hari. Tak hanya memiliki pengaruh untuk keesokan harinya, kurang istirahat juga terbukti bisa berpengaruh dengan kesehatan pada jangka waktu yang panjang. Kurang istirahat berhubungan dengan salah satu penyakit kronis, misalnya diabetes, hipertensi, serta penyakit jantung.

Banyak riset yang telah membuktikan adanya hubungan diantara kebiasaan tidur serta risiko penyakit. Kurang istirahat bisa meningkatkan risiko adanya kenaikan berat badan. Riset membuktikan bahwa orang yang istirahatnya kurang dari 6 jam setiap malamnya akan mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih tinggi, serta orang yang istirahat 8 jam setiap malamnya mempunyai IMT yang paling rendah.

4

IMT adalah alat ukur untuk seseorang apabila dikatakan memiliki tubuh kurus maupun gemuk menurut dengan tinggi badan yang mereka miliki. Makin gemuk badannya, maka makin tinggi juga IMT yang anda miliki. Kurang istirahat berkaitan dengan meningkatnya rasa lapar serta nafsu makan, sehingga menimbulkan kenaikan berat badan serta mengalami obesitas. Ketika anda terlelap, tubuh akan menghasilkan hormon yang bisa membantu anda dalam mengontrol keinginan makan, metabolisme energi, serta mengolah glukosa.

Istirahat yang kurang menjadikan kerja hormon ini serta hormon yang lainnya mengalami gangguan. Kurang tidur berkaiatan dengan hormon yang akan mengatur nafsu makan, yakni kadar leptin lebih rendah (hormon yang akan memberikan rangsangan sinyal kenyang pada otak) serta kadar grelin lebih tinggi (hormon yang memberikan rangsangan sinyal lapar pada otak). Sehingga, kurang beristirahat akan menjadikan badan merasa lapar, bahkan apabila kita telah makan. Kurang istirahat juga akan meningkatkan dalam menghasilkan hormon kortisol maupun hormon stres serta juga berkaitan dengan naiknya produksi insulin.



Berita Terkait :

Join The Discussion