Life

Tips Mempersiapkan Mental Dalam Menjalani Ibadah Puasa

Bulan Ramadhan yang datangnya hanya setahun sekali, jangan sampai terganggu dengan perasaan-perasaan yang negatif, misalnya saja kesal yang berlama-lama, marah, apalagi penuh dengan rasa dendam. Walaupun kita sebagai manusia, pantas saja jika mengalami banyak emosi dalam menjalani kehidupan ini, sudah waktunya kita memulai untuk melangkah serta merubah diri jadi manusia yang lebih baik lagi. Serta momennya, yakni pada bulan Ramadhan ini. Apabila anda seorang yang memiliki tekad untuk jadi lebih baik lagi, bersyukurlah sebab anda adalah orang yang sangat beruntung untuk bisa menerapkan beberapa nasihat-nasihat indah dari beberapa alim ini:

  1. Ketimbang anda terus menggerutu, alangkah baiknya jika anda bersyukur sebab masih bisa bisa ketemu dengan bulan puasa pada tahun ini

Bersyukur jadi salah satu nilai terpenting bagi seorang muslim. Bersyukur serta selalu sabar merupakan hal yang saling beruhungan erat, sebab apabila kita bisa selalu bersyukur dalam tiap kondisi maka kita juga akan bisa selalu bersabar dalam menghadapi semua keadaan tersebut.

3

  1. Mempergunakan waktu anda dengan menjalani kebaikan, walaupun sederhana serta dijalani dengan teman

Teman, tak hanya untuk bersenang-senang aja. Namun juga ada ketika kita sedang terjatuh, serta saling memberi semangat dalam bentuk kebaikan. Sebab yang kita perlukan yakni rasa sayang yang tulus, nasihat lembut, serta inilah yang bakalan membekas dalam diri kita dari yang namanya teman yang baik.

  1. Belajar untuk menerima serta saling menyayangi, agar pada bulan-bulan selanjutnya anda lebih mawas diri

Apabila anda sayang dengan orang lain, maka jangan lupa untuk menyayangi serta mengapresiasi diri anda sendiri juga. Dengan demikian, anda bakalan bisa menerima dirimu sendiri serta jadi lebih kuat untuk menyayangi orang lain.

  1. Lupakanlah kesalahan serta rasa dendam pada masa lalu agar ibadah anda kali ini semakin afdol

Namun apabila dirasa terlalu susah sebab masih terasa sakit pelan-pelan, usahakan agar selalu beristighfar, berpikir betapa baiknya Tuhan kita yang mau menerima kita kembali walaupun kita telah menyakitiNya berulang-kali, bukankah ini hal yang sangat luar biasa?


Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.