Asia

Setelah 9 Tahun, Penyelidikan Kasus Artis Korea Bunuh Diri Dibuka Kembali

 

Penggemar K-Pop tanah air dijaman milenial ini mungkin masih asing dengan nama artis Korea Setalan Jang Ja Yeon. Bagi yang belum tahu, Jang Ja Yeon merupakan artis lama yang memerankan sosok Sunny dalam drama yang berjudul ‘Boys Before Flowers’.

Sanyang, setelah popularitasnya mulai naik, ia ditemukan tewas pada tahun 2009 silam. Aktris yang lahir pada 25 Januari 1980 tersebut dikabarkan mengakhiri hidupnya diusia yang baru 29 tahun lantaran menderita depresi.

Depresi yang dialami oleh Jang Ja Yeon bukan tanpa sebab. Dibalik itu semua, rupanya Jang Ja Yeon memang memendam sebuah rasa yang hampir tak bisa dimengerti oleh siapapun. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Jang  Ja Yeon memaparkan alasannya bunuh diri dalam sebuah surat atau pesan. Sang aktris menceritakan bagaimana ia harus menanggung rasa sakit karena menjadi korban kekejaman dunia hiburan Korea Selatan pada waktu itu.

Dilansir dari OneHallyu, kabar sebelumnya berhembus jika aktris yang pernah menjadi lawan main Lee Min Ho itu dengan dipaksa harus melayani sebanyak 31 pria. Hal yang membuat lebih miris lagi adalah bahwa diketahui pula puluhan pria yang harus dilayani oleh Jang Ja Yeon tersebut tidak lain adalah orang-orang yang memiliki posisi penting dalam dunia hiburan Korea Selatan.

Saat itu Jang Ja Yeon mengaku tidak bisa banyak berbuat atau menolaknya karena ia masih aktris pendatang baru. Yang membuatnya semakin tak bisa berkutik manakala permintaan itu datang dari manajemennya sendiri. Dalam salah satu kisah yang ditulisnya, ia mengaku pernah melakukan aduan kepada pihak manajemennya tentang apa yang dialami olehnya.

Namun aduannya tersebut bukan mendapat respon baik, malah sebaliknya ia harus menerima tindakan kekerasan dari agensinya tersebut. Setidaknya kurungan dan pukulan pernah ia terima karena aduan yang dilakukannya.

Surat yang ditinggalkan oleh Jang Ja Yeon diketahui oleh Yoo Jang Ho yang merupakan managernya sendiri. Jang Ja Yeon meminta kepada managernya untuk membeberkan isi suratnya kepada publik, seperti yang diwartakan oleh stasiun SBS.

Dilansir dari KoreaBoo, Rabu (06/06/2018), kasus kematian Jang Ja Yeon kini dibuka kembali setelah terjadi selama 9 tahun. Tim khusus dikerahkan untuk menyelidiki kasus penyebab Jang Ja Yeon bunuh diri. Keputusan tersebut tak lepas dari gerakan #MeToo yang selalu mendorong dan memberikan perlawanan kepada segala hal plecehan dan kekerasan seksual yang terjadi di Negeri Gingseng tersebut.

Kasus Jang Ja Yeong akhirnya resmi kembali dibuka pada 05 Juni 2018 oleh Departemen Keadilan Korea Selatan. Kasus ini disebut-sebut sebagai kasus yang paling memilukan dan diduga menjadi sebuah skandal paling besar di Korea Selatan saat ini.


Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.