Barat

Dituntut Karena Kasus Pemukulan pada Tahun 2016 Lalu, Pihak Justin Bieber Belum Bereaksi

 

Justin Bieber kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena kisah cintanya dengan Selena Gomez yang selalu tarik ulur, kali ini penyanyi tersebut disoroti lantaran dilaporkan dengan kasus pemukulan yang dilakukannya kepada seorang pria.

Diwartakan Billboard, Jumat (08/06/2018), seorang pria bernama Rodney Cannon melayangkan sebuah tuntutan kepada Justin Bieber. Rodney mengaku menjadi korban kekerasan karena pemukulan yang dilakukan oleh Justin Bieber pada tahun 2016 silam. Pada tahun itu, Rodney mengaku kenal dengan Justin Bieber karena dikenalkan oleh seorang temannya yang kala itu sedang di Hotel Westin. Ohio.

Namun tiba-tiba sikap mantan kekasih Selena Gomez tersebut berubah ketika Rodney hendak mengambil gambarnya. Pelantun single bertajuk ‘Baby’ tersebut terlihat kesal dan menjadi lebih agresif. Parahnya lagi, Rodney mengaku jika Justin juga mengancam dirinya akan melakukan hal buruk jika foto yang diambilnya tidak dihapus.

Tak hanya itu saja, Rodney mengaku jika setelah itu Justin menarik kaos yang sedang dipakainya sambil berjalan menghampirinya dan memukul kepala, wajah dan tubuhnya. Rodney mencoba membalas pukulan yang diberikan oleh Justin. Namun usahanya sia-sia karena saat itu Justin sedang ditemani oleh bodyguard yang kala itu langsung memukul kepala Rodney hingga dirinya mengaku hilang kesadaran untuk beberapa saat setelah dipukul.

Akibat kejadian tersebut, Rodney mengaku mengalami banyak kerugian. Mulai dari kerugian fisik, emosi hingga finansial. Pasalnya, akibat kekerasan tersebut, Rodney mengaku terpaksa harus libur dari pekerjaannya selama beberapa hari untuk memulihkan kondisinya.

Meski kabar tuntutan ini sudah banyak beredar, namun pihah Justin Bieber belum menanggapinya hingga saat ini.


Berita Terkait :

One Response

  1. Hamba Allah Juni 9, 2018

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.