Film, TV & Musik

MUI Larang ‘Ramadan Di Rumah Uya’ Tayang, Cerdasnya Jawaban Uya Kuya

Belum lama ini salah satu program yang dipandu oleh Uya Kuya bertajuk ‘Ramadan Di Rumah Uya’, tengah ditegur oleh MUI atau Majelis Ulama Indonesia. Hal tersebut terjadi karena program variety show yang dipandu oleh bapak dua anak ini dinilai menampilkan tayangan yang tidak pantas ditonton saat bulan Ramadan yaitu pertengkaran.

Lewat sebuah wawancaranya baru-baru ini saat ditemui di Kantor MUI Pusat, Jakarta Proklamasi, sang Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI bernama Rida Hesti Ratnasari membeberkan alasan pihaknya melarang penayangan program tersebut.

Selalu terjadi pertengkaran antar pengisi acara, saling mencaci, menuduh, menghina, dan membongkar aib. Diakhiri sedikit nasihat dari narasumber, Ibu Qurrota A’yun, yang dipanggil Ummi. Cara Ummi menyikapi masalah, kadang larut dalam gaya menuduh, menghakimi, dan memperkeruh suasana. Sikap dan nilai yang dikedepankan program ini dirasakan jauh dari spirit Ramadan. Seharusnya program ini dihentikan tayang pada Ramadan,” Tutur salah satu pihak perwakilan MUI tersebut.

Sontak setelah mendengar pernyataan tersebut, Uya pun langsung memberikan jawaban cerdasnya atas larangan penayangan programnya tersebut.

Saya baru dengar tadi enggak tahu saya. Tapi memang kita setiap hari selalu mengevaluasi program kita dan mendengar masukan dari mana-mana. Dan saya jamin dirumah Uya tidak pernah ada kekerasan fisik. Kalau perdebatan itu wajar karena memberi klarifikasi dan tabayyun akhirnya dari persepektif orang tidak mengalami. Tapi orang (yang datang) itu selalu lega,” Balas sang pria 43 tahun tersebut.


Berita Terkait :

One Response

  1. abbie arkadia Juni 11, 2018

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.