Life

Keinginan Para Kaum Millenial Yang Tak Ingin Nikah Muda

Anda tentunya pernah iseng-iseng tanya kepada bapak serta ibu mengenai bagaimana pernikahan mereka jaman dulu. Salah satu hal yang anda tanyakan tentunya mengenai pada usia berapakah orangtuamu menikah. Mendengarkan jawaban dari mereka, anda merasa sangat kaget sendiri. Karena kedua orangtuamu menikah pada usia yang dikatakan masih amatlah muda. Bahkan pada usia orangtua anda menikah, anda masih disibukkan dengan urusan kuliah maupun bermain dengan para sahabatmu.

Jadi sebagai generasi millenials, anda memang belum begitu berpikir mengenai pernikahan. Walaupun sekarang ini usiamu dapat dikatakan sudahlah cukup matang, di kepalamu segala sesuatu yang berkaitan dengan pernikahan masih dapat anda lalui nanti saja. Belum berpikir menuju pernikahan tidak hanya anda alami sendiri. Banyak para generasi millenials yang juga berpikir seperti itu. Bahkan ada salah satu riset yang khusus mengulas mengenai alasan para milennials yang cenderung tidak mau tergesa-gesa untuk menikah. Dalam kesempatan kali ini kami akan mengulas beberapa alasan millenials yang menunda pernikahan dari riset tersebut khusus untuk anda semuanya.

2

  1. Para kaum Millenials tidak mau tergesa-gesa menikah sebab mereka lebih ingin mengenal siapa yang bakalan menempati posisi menjadi teman hidup mereka tersebut

Menikah ini sebaiknya satu kali dalam seumur hidup. Penilaian tersebut sepertinya selalu tertanam kuat dalam benak kaum millenial hingga sekarang ini. Sebab baiknya hanya satu kali dalam seumur hidup, millenials jadi lebih selektif dalam memilih pasangan untuk menapaki masa depan nantinya.

  1. Bukan takut untuk melakukan komitmen yang serius, namun para millenials hanya mau mencukupi modalnya demi membangun suatu keluarga mereka kelak

Menunda untuk menikah tidak berarti millenials takut dalam berkomitmen yang lebih serius lagi. Berdasarkan pendapat dari Benjamin Karney, salah satu professor Psikologi, para kaum millenials tidak tergesa-gesa menikah tidak berarti apatis dengan pernikahan itu sendiri. Sebaliknya, mereka menunda sebab mereka merasa peduli. Mereka memilih untuk mempersiapkan modal lebih dahulu sebelum berkomitmen untuk segera menikah.


Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.