News

Ketika Berkumpul Dengan Seluruh Keluarga Besar Pasti Akan Ada Omongan Nyelekit Yang terucap

Banyak omongan-omongan orang yang nyelekit sebagaimana pernah kita dengarkan. Dengan siapa yang mengatakannya, anda hafal benar orangnya. Karena orang-orang yang pernah berkata hal yang nyelekit ini tidaklah lain yakni saudara-saudaramu sendiri. Walaupun tidak semuanya, namun berhasil membuat anda menjadi males banget untuk lama-lama ada dalam acara kumpul keluarga tersebut. Semangat anda untuk ketemu dengan anggota keluarga besar yang lain akhirnya hilang juga. Ya semua itu hanya gara-gara omongan nyelekit dari salah satu sanak saudaramu.

Berkumpul dengan seluruh keluarga besar memang cuma akan digelar satu tahun sekali. Sebab hanya satu tahun sekali ini, rasanya sayang sekali jika anda melewatkannya hanya sebab omongan nyelekit itu aja. Ketimbang dimasukin dalam hati, lebih baik tanggapilah omongan mereka dengan senyuman saja. Moga aja alasan-alasan berikut ini dapat menguatkan tekad anda untuk mengembangkan senyuman ketika mereka memberimu kata-kata yang nylekit.

1

  1. Anggap aja omongan nyelekit mereka menjadi salah satu bentuk perhatian dari mereka. Jika tidak sayang, tidak mungkin kamu akan ditanya macam-macam seperti itu?

Ada beberapa cara dalam menyatakan sebuah perhatian. Mulai dari yang membuat hati anda menjadi meleleh, hingga yang sederhana sekali. Akan tetapi ada juga perhatian yang dinyatakan dengan cara yang sebaliknya, yakni dengan omongan yang menyakiti hati. Nah, anggap aja omongan nyelekit dari sanak family mu itu menjadi salah satu bagian dari rasa perhatian mereka untuk mu. Kalau anda mengganggap kata-kata mereka sebagai perhatian, rasa ingin nyinyirin balik tidak bakalan keluar. Momen berkumpul dengan sanak keluarga menjadi tidak sejahanam yang anda pikirkan.

  1. Ingatlah saat momen berkumpul dengan sanak keluarga tersebut hanya terjadi satu tahun sekali. Ketimbang mood anda menjadi berantakan, alangkah baiknya disenyumin aja kata-kata saudara-saudaramu ini

Sebab telah disibukkan dengan semua aktivitas masing-masing, berkumpul dengan keluarga besar tersebut hanya akan dapat dilakukan ketika Lebaran saja. Langkanya intensitas ketemu bersama sanak keluarga yang lain ini janganlah sampai kalah dengan kata-kata nyelekit mereka. Ingatlah bahwa sebagian besar saudaramu yang lainnya justru bela-belain pulang untuk bisa saling ketemu serta melepas rindu.


Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.