Film, TV & Musik

Jefri Nichole Dituntut Sebesar 5 M Jika Tak Penuhi Somasi dari Manajemen Lamanya

 

Jefri Nichol mendapat somasi dari mantan manajemen yang dulu menaunginya. Manajemen yang bernama Baetz Management tersebut melayangkan somasi terhadap Jefri Nichol yang merupakan mantan artis yang dinaunginya dengan dugaan adanya pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh Jefri.

Akibat pelanggaran tersebut, Baetz Management mendapat teguran dari pihak Production House. Prodution House tersebut menegur karena Jefri Nichol dianggap tidak professional dalam menjalankan kontrak. Berdasarkan penuturan dari Baetz Management, saat ini Jefri Nichol telah berganti manajemen dan dinaungi oleh manajemen yang baru. Konflik antara Jefri Nichol dengan pihak Baetz Management bermula pada awal Juni 2017 lalu.

Berawal dari awal Juni 2017 ketika ada beberapa kontrak yang ditandatangani oleh Baetz Management bersama Nichol dengan beberapa PH, dari 11 judul film yang sudah dikontrak itu, baru terselesaikan 5 dan masih ada 6 judul film lagi yang masih proses penggarapan,” ungkap Arifin Harahap selaku kuasa hukum Baetz Management, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/06/2018).

Arifin juga menyebutkan jika akibat dari Jefri Nichol yang tidak menjalankan isi perjanjuan yang telah ditandatanganinya, pihak Baetz Management mendapatkan somasi dari Production House.

Jefri Nichol tidak konsekuen dalam menjalankan isi perjanjian dalam kontrak tersebut. Klien kami Baetz dapat somasi dari PT Rapi Film,”lanjut Arifin.

Sebagai reaksi dari adanya somasi yang diberikan oleh PH tersebut, Baetz Management kemudian memberikan somasi juga terhadap aktor 19 tahun itu. Surat somasi dari pihak manahemen kepada Jefri Nichole telah beredar di media sosial karena diunggah oleh akun gossip di Instagram. Dalam surat somasi tersebut, tertulis dengan jelas bahwa Jefri Nichol dituntut uang sebesar Rp 5 Miliar jika dirinya tidak mengindahkan somasi tersebut.

Kita sifatnya masih upaya mediasi belum ke proses hukum, tapi ketika mediasi tidak bisa ditempuh lagi, maka angka 5 M itu akan berlaku,” tegasnya.

Akibat keputusan Jefri Nichol yang memutuskan untuk ganti manajemen baru, pihak Baetz Management mengaku sudah sangat dirugikan baik itu secara materil maupun nonmaterial. Berbagai kerugian tersebut telah dijelaskan secara rinci dalam surat somasi yang dilayangkan pihak manajemen kepada Jefri Nichol.

Kerugian materiil dan immateriil, sudah ada dalam kontrak. Kami akan mengeluarkan itu ketika mediasi tidak lancar, buat apa dikeluarkan ketika mediasi berjalan lancar kan,” tandas kuasa hukum Baetz Management tersebut.


Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.