Seleb

Perbincangan Ucok ‘Homicide’ Mengenai Musik Dan Aktivisme Dalam Acara Archipelago Festival 2017

Sebuah Acara Archipelago Festival 2017 yang berjudul ‘Music and Activism’, di gelar di Soehanna Hall, SCBD, Jakarta Selatan, dan berlangsung pada tanggal 14 sampai 15 Oktober 2017. Dalam acara yang memperbincangkan tentang music dan aktivisme ini, Ucok ‘Homicide’ di tunjuk sebagai pembicara yang mana di pandu oleh seorang moderator, Taufiq Rahman.

Dalam acara tersebut, Ucok ‘Homicide’ menjelaskan tentang music dan aktivisme, dia berpendapat jika musisi ya tetap musisi bukan aktivis. Musisi membuat lagu untuk menyampaikan apa yang mereka pikirkan, dan juga dia berpendapat kalau semua music tidak bernada protes.

maxresdefault

“Saya tidak percaya dengan adanya music protes atau music politis. Bagi saya itu ada karena kita harus punya terminology. Dan music yang musisi buat bisa menjadi media agar generasi ini bisa mengenal Munir, menangkap semangat jaman yang ada di Munir. Mungkin kesalahan pertama adalah bagaimana kita memandang musisi itu sendiri, kenapa kita nggak memandang figure itu sebagai dari kehidupan,” tutur Ucok ‘Homicide’ mengenai perbincangannya.

Baca Juga ...   Begini Komen Ayah Vanessa Angel saat Melihat Anaknya Memakai Bikini

Selain itu juga, Ucok ‘Homicide’ menjelaskan jika seorang musisi tidak membawakan lagu dengan nada protes, namun yang di lakukannya sangatlah politis. Dan bukan music yang seharusnya memiliki tanggung jawab sosial dan membawa pesan politik, yang sebenarnya ialah seorang musisi lah yang bertanggung jawab atas hal itu karena musisi lah yang kemudian menghidupkan music tersebut.

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.