Barat

Demi Lovato Tolak Rehabilitasi, Keluarga Jadi Panik

 

Kabar Demi Lovato mengalami overdosis salah satu jenis narkoba telah lama beredar. Berita inipun menjadi sangat heboh dikalangan penggemarnya. Kejadian tersebut membuat sang diva hampir kehilangan nyawanya. Beruntung, Demi langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dengan kediamannya sehingga nyawanya dapat diselamatkan.

Kabar bahwa keluarganya ingin memasukkan Demi ke rehabilitasi juga menyeruak saat Demi masih di rumah sakit. Kabar tersebut disambut baik oleh para penggemar Demi dan secara suka rela, mereka bersama-sama mendukung agar Demi segera masuk panti rehap. Meski banyak yang menyarankan untuk rehabilitasi, namun semua keputusan tetap berada di tangan penyanyi 25 tahun itu.

Ia (Demi) bisa mati bila tak mau rehab dan hal itu seharusnya tak terjadi. Karena kami (orang terdekatnya) akan berusaha semaksimal mungkin,” tutur salah stu perwakilan kru Demi Lovato, seperti dikutip dari TMZ.

Pihak keluarga Demi Lovato nampaknya ingin bersikap keras kepadanya untuk tidak lagi bersinggungan dengan narkoba. Bahkan, kehilangan keluarga dan orang terdekat akan dialami oleh Demi ketika ia tak bisa lepas dari narkoba.

Baca Juga ...   Atas Keputusan Keluarga, Demi Lovato Bakal Jalani Rehabilitasi

Hal tersebut bukan suatu yang berlebihan. Sebelumnya, Demi sudah pernah bersih dari narkoba selama 6 tahun. Namun sayangnya setelah 6 tahun ia kembali terjerumus pada narkoba dan berujung pada overdosis.

Keputusan menolah rehap oleh Demi Lovato cukup membuat keluarganya panik. Pasalnya, Demi tak hanya kecanduan narkoba namun juga alkohol dan pesta. Oleh karena itu, keluarga, teman dan semua orang terdekat Demi meyakini jika menjalani rehabilitasi adalah jalan yang tepat untuk membebaskannya dari kecanduan.

Demi Lovato harus keluar dari semua kompleksitas dunia hiburan yang telah ia alami sejak berusia 13 tahun,” tandas kru Demi Lovato tersebut.

Baca Juga Yang Ini:

Baca Juga ...   Pasca Bercerai, Kondisi Wajah Angelina Jolie Memprihatinkan


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.