Seleb

Mengerikan, Dokter RS Penganyoman Bongkar Penyakit Pretty Asmara

Sang artis Pretty Asmara tepat hari Minggu, tanggal 4 November kemarin telah menghembuskan nafas terakhirnya. Pukul 06.55 WIB di Rumah Sakit Penganyoman, Cipinang, Jakarta Timur, Pretty sudah tak bisa bertahan hidup lagi.

Memang sebelum meninggal dunia, salah seorang sumber mengatakan jika Pretty susah makan dan berat badannya turun drastic hingga 40 kg. Bahkan pusing dan gelisah juga sering dirasakan sang bintang sinetron ini.

Usai berbagai kabar penyebab meninggalnya Pretty terungkap, kini giliran sang dokter RS Penganyoman angkat bicara. Dokter Daniel mengatakan bahwa Pretty ternyata memiliki riwayat penyakit yang tidak disadari. Mulai dari bagian paru-paru hingga hatinya juga terkena gangguan. Lebih jelasnya seperti inilah penjelasan Dokter Daniel.

Baca Juga ...   Terungkap, Ini Ternyata Penyebab Pretty Asmara Meninggal Dunia

Karena proses infeksi di paru-paru itu dengan infeksi di hati. Kemungkinan ada (riwayat penyakit) sebelum masuk ke rutan (rumah tahanan. Cuma mungkin mendiang enggak pernah check-up, pas masuk rutan baru keluar gejalanya,” Tutur sang kepala RS Penganyoman itu.

Jadi, waktu diperiksa diduga ada gangguan pada paru-paru. Jadi, besoknya kami kasih oksigen waktu itu. Tahap pertama, kasih infus kemudian rawat inap. Besoknya diperiksa dokter spesialis, itu ada pembesaran di hati. Ada gangguan fungsi hati juga, selain gangguan fungsi paru,” Sambung penjelasannya.

Tapi, belum keluar hasil pemeriksaannya, meninggal. Jadi di sini keadaannya sudah mulai membaik. Tiba-tiba semalam drastis penurunannya, kami pasang oksigen. Pasien sudah gelisah, terus dicabut oksigennya,” Lanjutnya.

Baca Juga ...   Kembali Tambil Melalui Instagram, Netizen Sebut Lulu Tobing Tetap Secantik Dulu

Beberapa kali dipasang oksigennya, dicabut lagi. Enggak lama, jam 06.55 WIB menghembuskan nafas terakhir,” Tutupnya itu.

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.