Film, TV & Musik

Tepis Isu BTS Anti Jepang, ARMY Galang Dana Rp 70 Juta

Belakangan ini perdebatan antara Korea dan juga Jepang tengah memuncak. Akibat beberapa peristiwa silam, nama sang boy grup terkenal, Bangtan Boys atau BTS ikut terkena imbasnya. Hal itu bermula saat salah satu member BTS yaitu Jimin mengenakan baju dengan gambar bom atom yang terjadi di Jepang.

Meskipun tak bermaksud menyinggung tragedy Jepang, tapi para masyarakat negeri Sakura itu menganggap jika BTS anti dengan Jepang. Hal itu pun berdampak pada konser Jepang yang seharusnya dilakukan sang boy grup ini dibatalkan.

Meskipun sang agensi BTS telah memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat Jepang, tapi nyatanya kasus itu masih saja melekat diotak public. Seakan ingin membuat keadaan normal seperti sedia kala, para penggemar BTS yaitu ARMY, baru-baru ini melakukan penggalangan dana.

Baca Juga ...   Gaya Rapper Sempat Diremehkan Sebelum Ikut Ajang ‘High School Rapper 2’, Kini Hwiyoung SF9 Malah Dibanjiri Pujian Oleh Para Mentor

Sekitar sepuluh hari ARMY telah berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp. 70 juta atau sekitar 5,44 juta won untuk para korban bom atom dan kerja paksa di Jepang. Lebih jelasnya seperti inilah penuturan salah satu perwakilan sang penggemar BTS.

Setelah melihat masalah putusan terakhir tentang kerja paksa Korea selama penjajahan Jepang tahun 1910-1945 menjadi isu kontroversional. Serta bom atom 1945, kami menyadari jika para korban telah menjalani kehidupan yang sulitselama beberapa decade,” Tutur salah seorang ARMY.

Karena itu, kami melakukan penggalangan dana selama 10 hari. Kami berharap korban yang menerima perlakuan tidak manusiawi bisa hidup dengan baik dan nyaman. Itu memang bukan jumlah yang besar. Tapi kami berharap ketulusan kami dapat menyembuhkan luka para korban,” Sambung penuturan sang penggemar BTS itu.

Baca Juga ...   Didapuk Jadi MC Solo Di Program Musik ‘Breakers’, Key SHINee Akui Tertekan Karena Hal Ini

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.