Life

Alasan Banyak Wanita Yang Dikeluhkan Resah Setelah Menikah

Anda sebagai seorang perempuan tentunya merasa ingin cepat-cepat mengakhiri masa lajang serta menjadi seorang pengantin. Banyak wanita yang memiliki keinginan mereka bakalan hidup lebih bahagia dengan pasangan mereka setelah memulai hidup bersama. Namun tak sedikit pula wanita yang mendapatkan banyak masalah setelah mereka menikah.
Banyak sekali wanita yang pada akhirnya hanya tenggelam dalam mimpi indahnya untuk hidup bahagia setelah mereka menikah. Kenyataannya, kehidupan pernikahan ini penuh dengan lika-liku serta masalah yang mesti kita hadapi. Saat menikah banyak wanita yang baru menyadarinya, apabila kehidupan setelah menikah itu tak seindah yang mereka harapkan.
Banyak faktor ketidaksiapan untuk mengawali kehidupan setelah menikah bakalan membuat kebanyakan wanita menjadi merasa reah, tak nyaman serta merasa galau. Akan tetapi, semua semua terlambat sebab janji suci telah terucap. Banyak alasan yang menjadi penyebab mengapa wanita menjadi resah dan galau usai menikah. Berikut ini ada beberapa penyebabnya yang paling sering kali dialami.

  1. Tidak merasa bebas
    Setelah mereka menikah, ruang pribadi menjadi lebih terbatas serta tidak bebas. Ini disebabkan saat sudah menikah setiap keputusan yang diambil mesti berdasarkan atas kesepakatan bersama, anda sudah tidak lagi bisa mengambil keputusan secara pribadi. Anda mesti saling bilang maupun minta ijin terlebih dahulu apabila ingin kumpul dengan sahabat maupun membeli sesuatu barang. Anda bakalan merasa bahwa ruang gerak serta kebebasan anda menjadi sangat terbatas.
  2. Merasa sangat berubah
    Banyak wanita yang setelah menikah mengalami perubahan dengan dirinya, baik perilaku ataupun sifatnya. Hal ini biasanya dikarenakan oleh pasangannya yang terlalu banyak menuntut ini dan itu. Sebab sudah tekait dengan pernikahan, mau tidak mau anda bakalan menuruti perkataan suami secara tidak sadar bakalan merubah pola hidupmu, baik itu perubahan yang lebih baik maupun perubahan yang lebih buruk.

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.