Seleb

Ingin Kasus Dicabut, Manajer Vanessa Angel Kena Tipu Rp 20 Juta

Vanessa Angel bertubi-tubi mendapat ujian hidup. Saat ini, ia menghadapi masalah hukum dugaan prostitusi online yang melibatkan artis. Belum selesai kasus tersebut, Vanessa Angel harus menghadapi kenyataan bahwa foto bugilnya beredar di dunia maya. Terbaru, kabarnya manajer Vanessa Angel tertipu sebesar Rp 20 juta.

Berbagai masalah yang dihadapi Vanessa Angel tersebut rupanya berpengaruh terhadap kesehatannya. Ia dikabarkan drop dan mengalami sakit akibat masalah-masalah tersebut.

(Vanessa) tahu (soal tertipu). Ya kaget, shock lagi,” kata Lidya, manajer Vanessa Angel, Rabu (09/01/2019).

Lidya tertipu uang yang cukup besar tersebut dikarenakan diiming-imingi oknum yang mengaku sebagai polisi. Oknum tersebut mengaku bisa menutup kasus Vanessa Angel tetapi diharuskan membayar sejumlah Rp 25 juta. Oknum tersebut diketahui mengaku sebagai Kasubdit V Cybercrime Kepolisian Daerah Jawa Timur AKBP Harisandi.

Baca Juga ...   Film Yang Dibintanginya Sukses Dengan Penonton Membeludak, Iqbal Ramadhan Kembali Dikejutkan Dengan Hal Yang Luar Biasa Ini Atas Filmnya

Mengatasnamakan Bapak Harisandi dan bilang jika mau dicabut harus kirim Rp 25 juta, dan harus cepat. Itu karena jam 11 siang mau prescon,” ungkap Lidya.

Seperti yang diketahui selama ini jika Vanessa Angel terjerat kasus prostitusi online yang melibatkan artis. Ia ditahan saat berada di hotel di Surabaya yang diduga tengah melayani pelanggannya. Banyak berita menyebut jika Vanessa Angel mendapat bayaran sebanyak Rp 80 juta untuk melayani pelanggan yang berinisial ‘R’ tersebut yang merupakan pengusaha batu bara.

Vanessa Angel disebut oleh Lidya sedang membutuhkan banyak waktu untuk istirahat. Masalah bertubi-tubi membuat kesehatan mantan tunangan Didi Mahardika itu menurun.

Baca Juga ...   Robbi Abbas Sayangkan Keputusan Polisi Bebaskan Vanessa Angel Cs

(Vanessa) sedang sakit,” terang Lidya.

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.