News

Penyisiran Kecelakaan Kapal terbalik di Selat Makasar

Jakarta –  sebuah kapal nelayan asal pati dilaporkan mengalami kecelakaan kapal terbalik di perairan Masalima Selat Makasar. Kapal tersebut merupakan KM Makmur Rezeki Milik Ratna Kusuma, warga kecamatan kota Pati, Jawa Tengah.

Peristiwa terebut terjadi diperkirakan akibat diterjang gelombang tinggi yang disertai badai hingga menghantam kapal .  Adapun penemuan kapal terbalik ini pertama kali dilihat oleh  kapal pengangkut yang belum diketahui secara pasti identitasnya.

laporan kita terima pada hari senin siang, sedangkan kejadiannya sendiri berdasarkan laporan terjadi pada hari Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB,” tuturnya Kasatpol Air Polres Pati, AKP Daffid Pardi yang membenarkan telah menerima data penyelamatan korban dari Lanal Kotabaru saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Saat kejadian kapal tersebut menurut informasi, di dalam kapal sedikitnya  ada 25 orang yang terdiri dari Anak Buah Kapal (ABK) dan seorang nahkoda.  Yang mana sekarang menurut pihak Satpol Air Polres Pati  atas laporan dari pengurus  kapal, Warsito (52) pada senin (13/11/17)  19 orang diantaranya telah berhasiil diselamatkan.  Lima orang lainnya dinyatakan hilang dan belum ditemukan serta 1 orang dikabarkan meninggal dunia.

pukul 17.17 WITA, KAL Kelambau menemukan KM. RUSDI PUTRA 2 yang sedang melaksanakan evakuasi korban kecelakaan tersebut. Selanjutnya korban dievakuasi ke KAL Kelambau” tambahnya.

Adapun korban meninggal tersebut merupakan seorang nelayan asal pati . Dan saat ini sudah dievakuasi di demaga PPI Kotabaru sejak, Kalimantan Selatan sejak pagi dengan menggunakan KAL kelambau.

Sedangkan korban yang belum ditemukan menurut KLA Kelambau sebagai tim evakuasi “kemungkinan untuk korban yang belum ditemukan masih terjebak dalam kapal atau terjebak jaring kapal,”  ujarnya.

Namun sampai sekarang Polres Pati terus berkordinasi serta masih tetap siaga bila mana sewaktu-waktu  korban tiba di perairan Jawa. Namun perihal kapan kedatangan korban belum bisa dipastikan.

Pasalnya, hingga kini penyisiran di sekitar lokasi kecelakaan yang dilakukan kapal penyelamatpun terkendala oleh kondisi cuaca yang tidak memungkinkan dan gelombang tinggi . sehingga diputuskan pencarian untuk dihentikan pada Selasa (14/11/17) pukul 18.30 WITA.

Join The Discussion