Film, TV & Musik

Akting Bareng Bekas Preman Di ‘Preman Pensiun’, Epi Kusnandar : Takut Dan Seram.

Sebuah serial drama bertajuk ‘Preman Pensiun’ beberapa waktu lalu telah mengakhiri proses syutingnya. Namun usai proses syuting serial drama berakhir, kini pihak televisi akhirnya membawa serial drama ‘Preman Pensiun’ menuju ke layar lebar. Dan tepat tanggal 17 Januari 2019 dini hari, film ini diputar.

Di serial drama ini sangat identik dengan aktor Epi Kusnandar. Epi seakan menjadi ikon di ‘Preman Pensiun’. Dan pada kesempatan baru-baru ini saat ditemui di waktu senggangnya, bapak satu anak ini menceritakan tentang proses syutingnya. Dengan gamblang pria kelahiran 1 Mei ini mengaku sempat takut dengan lawan mainnya.

Pasalnya Epi beruda acting dengan bekas preman. Dengan tubuh kekar dan tato yang memenuhi tubuhnya membuat lawan mainnya seram. Lebih jelasnya seperti inilah penuturan sang aktor berdarah Sunda ini.

Baca Juga ...   Sibuk Syuting, Oh Yeon Seo Ungkap Peran Pria Lebih Dominan Dibanding Wanita Di Perfilman Korea

Pada awalnya saya melihat mereka (mantan preman) takut dan seram. Enggak kebayang syuting bersama mereka. Kalau saya kan aktor dan pernah beradu akting dengan aktor juga yang jadi preman. Kalau ini, mereka benar-benar pernah menjadi preman,” Tutur sang pria kelahiran 1964 itu.

Bagaimana enggak takut, waktu awal-awal ketemu, mereka cerita bikin badannya besar dan kekar karena ingin menakuti orang lain,” Sambung penuturan suami Karina Ranau itu.

Namun Epi yang awalnya merasa takut usai berkomunikasi langsung dengan sang preman akhirnya tidak merasakan hal yang serupa lagi.

Setelah bergaul sekian lama dengan mantan preman asli itu, ternyata mereka punya sisi manusia. Sisi kedalaman hatinya yang lembut. Yang tadinya saya berpikir negatif jadi berubah. Mereka mengaku berada di tempat yang salah dan bersyukur saat ini bisa menjalani hidup lebih baik lagi,” Tutup penuturan sang pria kelahiran Garut itu.

Baca Juga ...   Video Klip ‘Siapa Bilang Gak Bisa’ Anggun Sukses Inspirasi Banyak Wanita

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.