Seleb

Terciduk, Aris ‘Idol’ Ditangkap Saat Pesta Miras Dan Narkoba

Sang mantan jawara ‘Indonesian Idol’ 2008, Januarisman Runtuwene atau yang lebih akrab disapa Aris Runtuwene, baru-baru ini telah tersandung kasus narkoba. Aris didapati telah melakukan pesta miras dan juga narkoba. Tidak sendiri, Aris didapati pesta bersama beberapa rekannya.

Penangkapan itu bermula saat sang Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan penyelidikan di salah satu apartemen di Jakarta Selatan. Dan saat itu target tengah naik keatas untuk menjemput rekan-rekannya. Lebih jelasnya seperti inilah penuturan pihak polisi.

Pada saat target tersebut naik ke atas dan dijemput oleh rekan-rekannya, di situlah kita melakukan penangkapan dan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan kita dapatkan barang bukti satu paket sabu bekas pakai dan beberapa alat komunikasi serta bong dan minuman,” Tutur sang Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Edi Suprayitno itu.

Baca Juga ...   Mey Chan Putuskan Berkarier Solois Hingga Ganti Nama Panggung, Seperti Inilah Nasib Duo Maia Sekarang

Lima orang ini sendiri terdiri dari 3 laki-laki dan 2 wanita. Namun kelimanya tidak saling mengenal satu sama lain.

Jadi pada saat kita amankan ada 5 orang. 3 laki-laki dan 2 wanita. Wanita dan laki-laki ini tidak saling mengenal. Jadi wanita ini masih kita dalami perannya apa,” Sambung sang Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Lebih lanjut Edi menuturkan jika Aris mengaku baru pertama kali memakai narkoba, tapi menurut penyelidikan narkoba telah dipakai sebanyak tiga kali.

Hasil penuturan dia baru makai. Tapi hasil keterangan lebih dalam bahwa JR ini sudah 3 kali menggunakan narkoba. Hasil tes urine kita lakukan terhadap 5 tersangka dan hasil laboratorium sementara hasilnya positif barang tersebut adalah sabu,” Imbuh penuturan sang pihak polisi itu.

Baca Juga ...   Haters Sebut Rafathar Anak Haram, Anak Pembawa Sial Bahkan Ingin Dijual

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.