Seleb

Gara-Gara Sulit Ketemu Anak-Anak, Sang Suami Ancam Shezi Idris Dilaporkan Ke KPAI

Kasus perceraian sederetan selebriti kini tengah menjamur. Bahkan tidak semua selebriti mampu menciptakan kedamaian atas perceraian yang diputuskan. Hal tersebut juga terjadi kepada salah satu selebriti cantik Shezi Idris.

Shezi memutuskan bercerai dari Krishna Adhyata Pratama beberapa waktu lalu. Dan hingga kini proses perceraian masih berlangsung. Namun sayangnya, proses cerai ini semakin menimbulkan amarah satu sama lain. Yang mana Krishna merasa jika istrinya mempersulit dirinya bertemu dengan dua anaknya.

Bahkan ancaman untuk melaporkan Shezi ke KPAI atau Komisi Perlindungan Anak Indonesia juga turut diberikan oleh Krishna. Dan yang mengejutkan lagi ternyata laporan tersebut diterima oleh Shezi. Lebih jelasnya seperti inilah penuturan sang selebriti cantik ini.

Baca Juga ...   Begini Tanggapan Nikita Mirzani Tentang Lucinta Luna Mengaku Bisa Hamil

Pas Sabtu dia mau jemput (anak). Aku bilang, ‘Kita selesaikan dulu persidangan ini, baru kamu ketemu anak’. Gila ya, anak gue dijadikan barang bukti. Enggak make sense banget. Ini kan urusan bapak sama ibunya, jangan bawa anak,” Tutur sang kakak Sheza Idris itu.

Dan jika mau melapor. Silahkan saja, artinya kan itu kami siap datang untuk memberikan klarifikasi apa yang terjadi sebenarnya,” Sahut sang kuasa hukum Shezi bernama Krisna Murti.

Dari awal kita pisah, aku enggak pernah mempersulit (Krishna bertemu anak) kok. Hanya mungkin waktunya saja yang enggak pas,” Imbuh sang ibu dua anak itu.

Dan sangking geramnya dengan tingkah sang suami, Shezi pun akhirnya mengeluarkan kalimat yang sedikit keras.

Baca Juga ...   Dari Rp. 160 Juta, Abdee Slank Naikkan Nominal Nafkah Sang Istri Jadi Rp. 250 Juta

Aku sampai bilang gini. ‘’Semakin sidang ini enggak selesai, semakin lama itu lah kamu enggak ketemu anak’. Akhirnya aku harus ngomong seperti itu,” Sambungnya lagi.

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.