Seleb

Ahmad Dhani Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Geram Hingga Sebut Peradilan Sesat

Tepat tanggal 7 Februari 2019, Ahmad Dhani resmi dipenjarakan dan mendekam di Rutan Medaeng, Surabaya, Jawa Timur. Pemindahan Dhani ke Surabaya ini tentu membuat geram sang kuasa hukumnya, Lieus Sungkarisma.

Lieus menganggap jika masalah yang dihadapi kliennya bukanlah masalah besar, tapi kenapa kliennya harus menanggung hukuman sekeji itu. Bahkan Dhani juga telah divonis 1,5 tahun penjara.

Kegeraman Lieus itu pun dituturkannya baru-baru ini saat melakukan wawancara di kawasan Pengadilan Tinggi Jakarta. Lebih jelasnya seperti inilah penuturan sang pengacara. Lieus juga menyebut jika peradilan yang menangani kasus Dhani adalah peradilan sesat.

Memang ini peradilan menurut saya peradilan sesat. Saya katakan sesat karena Ahmad Dhani ini cuitannya tidak menyebut nama tapi dia diputus 1,5 tahun kemudian dia menjalankan,” Tutur sang kuasa hukum Ahmad Dhani itu.

Baca Juga ...   Bukan Karena Urusan Politik, Bebi Romeo Ungkap Alasan Ahmad Dhani Jual Rumahnya

Padahal kan dia susah menyatakan banding. Kalau pernyataan banding itu artinya putusan pengadilan yang menghukum dia 1,5 tahun belum memiliki kekuatan hukum pasti. Jangan ditahan dong. Saya ikuti tuh persidangan Buni Yani di Bandung, dia enggak inkrahct (berkekuatan hukum tetap) makanya enggak ditahan,” Sambung penuturan sang kuasa hukum pentolan band Dewa 19 tersebut.

Itu mah betul-betul enggak punya perasaan. Di Surabaya itu bukan kasus berat, bukan kasus korupsi, kasus pencemaran nama baik yang ancaman hukumannya di bawah 4 tahun. Saya katakan kriminalisasi,” Tutur sang suami Mulan Jameela itu.

Di Surabaya itu mau bikin acara, dia diundang, dia keluar hotel dikepung kemudian dia kasih statement dia yang kena. Ini kan sudah gila. Harusnya yang kena itu yang ngepung dia. Kebebasan orang berekspresi melakukan kegiatan itu jadi dilanggar,” Imbuh sang kuasa hukumnya lagi.

Baca Juga ...   Begini Pengakuan Dul Jaelani Tentang Hubungan Maia Estianty dan Mulan Jameela

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.