Film, TV & Musik

Acara ‘Share House’ Tuai Kontroversi, Lee Sang Min Beri Klarifikasi Dan Minta Maaf

Sebuah acara bertajuk ‘Share House’, yang tayang pada tahun 2014 silam, tiba-tiba menjadi kontroversi. Hal ini disebabkan saat sang pembawa acara, Lee Sang Min, seakan memaksa seorang partisipan untuk mengakui bahwa dirinya adalah seorang gay.

Apa kamu suka cewek atau cewek?,” Tanya sang pembawa acara tersebut.

Aku tidak suka cewek. Aku suka cowok,” Jawab sang partisipan.

Sontak usai percakapan tersebut muncul kembali di layar kaca, tak sedikit netter yang mempermasalahkannya. Hingga Lee Sang Min pun dihakimi. Seakan tak ingin membuat masalah menjadi lebih besar, baru-baru ini Lee Sang Min pun memberikan klarifikasi dan meminta maaf lewat akun media sosialnya.

Saat itu, staf menjelaskan bahwa ‘Share House’ adalah acara yang menampilkan orang-orang yang tidak saling mengenal hidup dan berurusan dengan hal-hal bersama. Saat itu adalah momen partisipan mengungkap kesakitan, keprihatinan dan rasa tidak nyaman demi menemukan solusi,” Tutur sang host ‘Share House’ itu.

Mereka bilang kalau Kim, yang menjadi salah satu partisipan, setuju mengungkap hal-hal pribadi di acara itu dan staf bilang akan mengambil gambarnya. Lalu masalahnya adalah, seseorang perlu untuk membukanya dan bertanya, tapi tidak ada partisipan yang melakukannya,” Lanjut penuturan sang musisi sekaligus penulis lagu tersebut.

Semua orang enggan melakukannya. Situasi jadi tidak nyaman antara peserta yang ragu-ragu dan staf yang melanjutkan untuk waktu yang lama. Seseorang harus melakukannya dan pada akhirnya aku bilang akan melakukannya,” Sambung penuturan pria kelahiran 1973 itu.

Syuting berlangsung sesuai keinginan staf dan rasanya tidak nyaman untukku. Kim dan penonton yang melihat editan hasilnya di mana situasinya acak dan muncul tiba-tiba begitu, rasanya tak wajar,” Imbuh penuturan sang pria berusia empat puluh lima tahun itu.

Aku sebenarnya paling banyak berdiskusi dengan Kim dan cukup mendengarkan pendapatnya. Tapi Kim, bilang dia sudah berjanji pada staf sebelum syuting dan bilang tidak masalah, lalu diambilah gambarnya,” Sahut klarifikasinya lagi.

Setelah syuting, aku secara pribadi bertanya pada staf mengapa kami harus syuting seperti itu tapi aku mendapat respon mereka memerlukannya agar menimbulkan kontroversi untuk rating penonton. Aku sungguh meminta maaf dan sangat menyesal,” Tutupnya itu.


Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.