Film, TV & Musik

Berada di Puncak Kejayaan, Payung Teduh Akan Ditinggal Vokalis

Grup musik beraliran Jazz memang terbilang cukup langka di Indonesia. Baru-baru ini, kehadiran Payung Teduh seakan kembali menunjukkan bahwa music Jazz masih tetap exis di tanah air. Namun, belakangan juga terdengar kabar yang kurang sedap bagi para penggemar Payung Teduh. Mohammad Istiqamah Djamad alias Is Payung Teduh mengatakan kepada publik bahwa dirinya akan segera keluar dari Band yang popular lewat lagu “Akad” tersebut. pernyataan tersebut tentu merupakan sesuatu yang snagat mengejutkan mengingat Payung Teduh saat ini justru sedang berada di puncak kejayaannya di bidang musik.

“New episode kali ya, petualangan dengan Payung akan berakhir di 2018, saya yang mundur sih,” kata Is usai gelaran konser BBM Liztomania Konser Musik Tanah Air Vol.3 Payung Teduh “Catra Adhum” di Gedung Kesenian Jakarta pada hari Selasa (14/11/2017)
“I will not let the ship collapse. Tapi mereka tetap berjalan. Maksud gue mereka tetap jalan, tanpa gue,” tambah Is lagi.

Hal tersebut tentu sudah melalui perenungan panjang. Is sang vokalis memiliki alasan tersendiri atas keputusan besar yang akan diambilnya tersebut. Berdasarkan penjelasan, Is mengatakan bahwa tidak ada masalah pribadi antara dirinya dengan para personil Payung Teduh yang lain. Namun, Is tidak bisa memungkiri bahwa mulai ada ketidakcocokan karena adanya perbedaan visi diantara mereka.

“Kayaknya harus melewati dengan secangkir teh dan obrolan panjang. Maksudnya visi sudah beda tapi enggak ada perselisihan ya. Saya merasa Payung Teduh seperti kehilangan spirit untuk tetap berkarya, lebih ke, sekarang sibuk di offair gitu,” papar Is lagi.

Selain alasan perbedaan visi, Is juga mengakui bahwa dirinya ingin mengurangi rutinitas bersama Payung Teduh yang sangat menyita energy. Selain itu, Is juga mengatakan bahwa Ia ingin meluangkan sedikit waktu untuk rutinitas lain dengan keluarga.

Baca Juga ...   Hanin Dhiya Akhirnya Klarifikasi Masalah Ubah Lirik dan Cover Lagu 'Akad'

“Saya ingin balik ke alam lagi, nulis lagu lagi, bikin banyk CSR. Karena kalo untuk membawakan musik, kayak manggung-manggung gitu terlalu menyita energi ya, bukan berarti kami tidak bersyukur, saya enggak bersyukur, naudzubillahiminzalik. Pengen lebih banyak nulis buku sama istri lagi, saya pengen banyak waktu sendiri,” tegas Is.

 

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.