News

Terungkap Surat Baiq Nuril untuk Jokowi Setelah PK nya Ditolak Mahkamah Agung

SelebX.Com, Terungkap Surat Baiq Nuril untuk Jokowi Setelah PK nya Ditolak Mahkamah Agung – Beredar surat dari Baiq Nuril setelah Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) atas kasus penyebaran konten bermuatan asusila yang dituduhkan ke Baiq Nuril, akibatnya Baig Nuril harus menjalani hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Surat dengan tulisan tangan yang ditulis Baig Nuril tersebut berisi permohonannya ke Jokowi plus menagih janji Jokowi agar amnesti segera diberikan kepada dirinya. Nuril berharap hanya dengan cara ini supaya dia bebas.

“Salam hormat untuk bapak Presiden, Bapak Presiden PK saya ditolak, saya memohon dan menagih janji bapak untuk memberikan amnesty karena hanya jalan ini satu-satunya harapan terakhir saya. Hormat Saya Baiq Nuril Maknun,” begitu isi tulisan Baig Nuril ke pak Jokowi.

Surat Baiq Nuril untuk Jokowi
Surat Baiq Nuril untuk Jokowi

Kuasa hukum Baig Nuril, Joko Jumadi, mengakui Nuril sudah membuat dan mengirim surat tersebut ke Jokowi. Pengacara tersebut membantah bahwa surat itu ditulis atas kemauan tim kuasa hukum. Surat itu murni ungkapan hati Nuril. “Ya kami dapat informasi Nuril menuliskan surat kepada Jokowi. Itu atas inisiatif sendiri, bukan dari kuasa hukum. Saya kira sah-sah saja, itu tentang perasaan prbibadinya yang dialaminya saat ini. Namun, dari kuasa hukum secara resmi belum membuat model surat apa pun,” Kata Joko.

Baca Juga ...   Tips Agar Untuk Cowok Agar Tampil Kece Dan Kulit Cerah Bersinar

Apapun yang dilakukan oleh Baig Nuril akan didukung penuh oleh tim Kuasa Hukum, termasuk membuat surat, agar Presiden Jokowi bisa membantu dirinya untuk diberikan amnesti.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, kasus ini berawal saat Baiq Nuril menerima telepon dari kepala sekolah tempatnya bekerja pada tahun 2012. Dalam pembicaraan dengan Kepala Sekolah itu sang Kepala Sekolah dengan inisial M berkata tentang hubungan badannya dengan seorang wanita yang juga sangat dikenal Nuril. Nuril merasa sangat dilecehkan, Dia pun merekam perbincangan dengan Kepsek tersebut.

Tahun 2015 rekaman tersebut beredar di masyarakat Mataram, hal itu membuat Kepsek M marah, kemudian melaporkan Nuril ke polisi dengan tuduhan merekam dan menyebar rekaman tersebut. Parahnya Mahkamah Agung melalui keputusan kasasi pada tanggal 26 September 2018 malah menghukum Baiq Nuril 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Pasal yang dituduhkan ke Nuril adalah Pasal 27 Ayat 1 juncto Pasal 45 Ayat 1 UU Nomor 11/2008 tentang ITE. Atas fakta hukum itu kemudian Baiq Nuril mengajukan PK, tetapi juga ditolak oleh MA. Walah…

Baca Juga ...   Buah Yang Dinobatkan Sebagai Vitalitas Seksual Pria

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.