News

Trio Kasus Video Ikan Asin Ditetapkan sebagai Tersangka

SelebX.Com, Trio Kasus Video Ikan Asin Ditetapkan sebagai Tersangka – Kasus video Ikan Asin memasuki periode baru dengan ditetapkannya Trio Video Ikan Asin yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami sebagai tersangka dengan tuduhan melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE) dan tindak pidana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan Trio tersangka tersebut memiliki peran yang berbeda, yakni:

  • Yang pertama Pablo Benua, perannya adalah sebagai pemilik akun Youtube dengan Official Rey Utami dan Benua Channel.
  • Rey Utami yang juga adalah istri dari Pablo Benua adalah pemilik email yang digunakan untuk membuat akun Youtube tersebut. Pablo dan Rey bersama Galih kemudian membuat wawancara, direkam, diedit, dan secara sadar diupload ke channel Youtube Rey Utami dan Benua Channel. Durasi video tersebut 32 menit 6 detik.
  • Galih Ginanjar memilki peran orang yang menyampaikan pernyataan yang melanggar unsur asusila dan mencemarkan nama baik artis Fairuz A Rafiq. Galih dinilai menghina Fairuz dalam video yang diunggah di akun Youtube Rey dan Pablo.
Baca Juga ...   Ini Video Duo Semangka yang berakibat mereka dipanggil KPAI

Hinaan yang dituduhkan itu salah satunya terkait bau ikan asin. Di video tersebut, Rey Utami memberikan beberapa pertanyaan kepada Galih.

Galih Ginanjar saat mau diperiksa polisi
Galih Ginanjar saat mau diperiksa polisi

Fairuz melaporkan kasus video bernuansa asusila itu ke polisi karena merasa dilecehkan. Fairuz kemudian melaporkan Galih Ginanjar, Rey, dan Pablo atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Trio tersebut dijerat Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP. Ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara.



Mau HP Murah Berkualiatas? BACA INI DULU

Pada penangkapan Galih Ginanjar sempat bersembunyi di sebuah hotel saat akan ditangkap polisi. Galih ditangkap di hotel di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, hari Kamis pukul 04.00 WIB. Proses penangkapan tersebut tidak berjalan lancar. Galih dan keluarga sempat mengelabui polisi. Keluarga Galih awalnya menyebut Galih sedang membeli makanan saat polisi hendak menangkapnya sekitar pukul 02.00. Lebih dari dua jam kemudian polisi pun mulai curiga bahwa telah dibohongi keluarga karena setelah ditunggu lama Galih belum juga kembali ke hotel. Akhirnya polisi masuk kedalam dan mengecek sendiri keberadaan Galih. Dan ternyata Galih ada di dalam hotel.

Baca Juga ...   Hay Guys Dampak Kurang Istirahat Dapat Menurunkan Nafsu Makan Lo, Berhati-hatilah!

Barbie Kumalasari turut menyaksikan saat polisi menangkap Galih. Dia menceritakn kalau dia dan beberapa teman lawyer sedang mengobrol saat itu.

Pablo dan Rey ditangkap karena mereka berdua diduga mencoba menghilangkan barang bukti berupa video “ikan asin” dengan cara menghapus videonya dari akun Youtubenya. Meskipun video itu sudah dihapus penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih menyimpan rekaman tersebut.

Pablo Benua juga terancam dua kasus lain, polisi mengindikasikan Pablo kena di dua kasus lainnya. Polisi menemukan adanya dugaan pelanggaran pornografi dan asusila pada video-video yang diupload ke akun Youtube Pablo Benua dan Rey Utami. Sampai saat ini, penyidik dari pihak kepolisian masih memeriksa keduanya untuk menyelidiki adanya dugaan pelanggaran pornografi dan asusila itu.

Baca Juga ...   Ketemu setelah 23 Tahun, Ini Cerita Parman Pengemudi Ojol yang dulu Pernah Ditolong Melanie Subono

Selain asusila polisi juga menduga Pablo terlibat indakan Penggelapan Kendaraan Bermotor. Polisi sedang menyelidiki temuan puluhan STNK di rumah Pablo dan Rey.

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.