News

Karen Pooroe Laporkan Arya Claporth Ke Polisi

Kabar duka kembali datang dari idol Indonesia Karen Pooroe atau lebih dikenal Karen Idol. Karen Pooroe jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol tengah berduka atas kepergian anak semata wayangnya Zefania Carina di apartemen kawasan Jakarta Selatan. Sebelumnya pihak dari Karen pun menyebut bahwa Zefania meninggal akibat terjatuh dari balkon apartemen lantai enam. Namun, Karen mengaku mendapat kabar jika anaknya meninggal dari pihak kepolisian. Acong Latif atau kuasa hukum Karen menduga adanya kejanggalan dari kematian Zefania. Menurut kuasa hukum Karen Acong Latif tim kuasa hukum akan melaporkan Arya Satria Claporth paling lambat pada hari Senin tanggal 10 Februari 2020. Dalam laporan itu kuasa hukum Karen mengatakan ada kecurigaan dan kejanggalan atas kematian anak jebolan Indonesian Idol Karen Pooroe tersebut. “Kami dari kuasaa Hukum dan keluarga menganggap ini adalah kematian tidak wajar. Jadi memang banyak yang janggal dari meninggalnya Zefania,” ungkap Acong Latif usai upacara pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan. Acong Latif merasa heran dengan waktu meninggalnyya Zefania. Pasalnya Karen mengetahui meninggalnya sang anak semata mawayangnya pada keesokan hari, sedangkan informasi yang di dapat Zefania meninggal pada pukul 9 atau 10 malam. Karen pun mengetahui kabar meninggalnya Zefania dari pihak kepolisian bukan langsung dari sang suami Arya Claporth yang mana bersama anaknya. “Dia (Zefania) meninggal dunia antara jam 9 atau 10 malam, tetapi saudara Karen dikasih tahu jika Zefania meninggal besoknya jam 11 pagi, itu pun dari pihak kepolisian bukan dari Arya ataupun keluarganya,” ungkap kuasa hukum Karen Pooroe Acong Latif.  Selain itu Acong Latif masih bertanya-tanya mengenai ketinggian balkon tempat tinggal suami Karen Pooroe, Arya. Menurut Karen ia yakin jika sang anak tahu betul mana yang berbahaya dan mana yang tidak ketika di atass balkon. “Balkon itu yang kami tahu tidak mungkin pendek, biasanya tinggi. Itu artinya untuk anak seumuran 6 tahun itu rasanya tidak mungkin untuk loncat di situ,” kata Acong Latif. “Dan Zefania tidak bodoh, anak saya takut balkon,” ujar Karen Pooroe. Sebelumnya tim kuasa hukum Karen Pooroe, Marshanda iut diperiksa polisi sebagai saksi karena pemilik apartemen yang ditinggali Arya bersama Zefania adalah Marshanda. “Menurut keterangan dari klien kami apartemen adalah milik Marshanda. Artinya pemilik apartemen ini yaitu Marshanda harus ikut bertanggung jawab dalam permasalahan ini,” ujar Acong Latif. “Kami akan meminta kepolisian untuk diperiksa, apakah di sini ada kaitannya atau tidak. Nanti kepolisian yang mengetahui akan hal itu. Paling tidak ia sebagai saksi,” sambung Acong Latif. Karen Pooroe mengaku tak habis pikir pada malam hari anaknya masih dibiarkan bemain. Terlebih itu di luar pengawasan sang ayah, Arya Claporth.

Baca Juga ...   Tips Mengetahui Tingkat Kedewasaan Seseorang

Kabar meninggalnya Zefania pun membuat Marshanda ikut berduka dan unggah pesan menyentuh di unggahan instastory di akun instagram pribadinya. “Saya tidak akan pernah berhenti berdoa untuk kamu, Zefania Carina Claporth. Bela sungkawa terdalam saya untuk keluarga Zefi. Beristirahatlah dengan tenang, Zefi. Kami merindukanmu,” ujar Marshanda.

Lebih lanjut Marshanda ikut serta mendoakan Zefania. “Zefi adalah malaikat dan sekarang dia  sudah berada di surge beristirahat dengan tenang di tempat terbaik dengan sosok yang berhati paling baik yaitu Tuhan. Amin,” sambung Marshanda. Semoga keluarga Zefana yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan

Baca Juga Yang Ini:

Baca Juga ...   Niatan Baik Justru Mendapatkan Celaan, Pasti Sebel Banget Bukan?
zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.