News

Karen Pooroe Memilih Langkah Otopsi

Kepergian putri dari Karen Pooroe dan Arya  Claporth menyisakan misteri. Karen Pooroe terus-terusan dibayangi rasa penasaran atas kematian putrinya yang bernama  Zefania Carina yang diduga kuat jatuh dari balkon lantai 6 di apartemen milik Marshanda. Kesaksian dari mantan pengasuh Zefania yang turut memandikan Jenazah  Zefania membuat Karen dan Keluarganya berubah pikiran. Semula Karen mencoba ikhlas menerima keprgian  sang putri sebagai sebuah takdir. Tak rela pula melihat jazad putrinya dibedah untuk kepentingan otopsi. Karen ingin melihat Zefania seperti sleeping beauty cilik yang kelak akan terbangun untuk menemuinya di surga. Tapi setelah mantan pengasuh Zefania mengungkapkan kejanggalan pada jazad sang putri Karen terpaksa menarik ucapanya. Jatuh dari lantai 6 apartemen tapi menurut Tiara mantan pengasuh Zefania di jasad si kecil tak ditemukan luka serius. Jika umumnya korban yang jatuh dari ketinggian puluhan meter mengalami cedera parah dan miris Zefania tidak demikian.

Baca Juga ...   Kenapa Sich Cewek Mesti Ribet Kalau Nggak Diberi Kabar Oleh Cowoknya!

Usai memberi keterangan tambahan kemarin di Polres Jakarta Selatan, Karen Pooroe yang sempat menolak jika jenazah Zefania Carina diotopsi kini berubah pikiran. Didampingi kuasa hukumnya, Karen Pooroe akhirnya menyatakan setuju jenazah putrinya digali dan dilakukan otopsi untuk mengungkap misteri sang putri semata wayangnya itu. “saya kan minta pada saat itu anak saya untuk tidak dilakukan otopsi pada saat penguburan. Saya kan juga punya hak sebagai seorang ibu untuk tahu apa yang sebenar-benarnya terjadi terhadap anak saya. Secara fakta dari yang kami lihat ditubuh anak saya kalau jatuh dari lantai 6 kira-kira analisanya pasti hancur. Mungkin kita lihan nanti pemeriksaan polisi seperti apa,” ungkap Karen Pooroe kepada awak media. Kuasa hukum Karen Pooroe berharap kasus ini bisa terungkap siapa pelaku dari kematian putri Karen Pooroe. Karen Pooroe mempercayakan sepenuhnya kepada pihak polisi. Karen hanya bisa berkoordinasi terus untuk mengetahui update kasus selanjutnya dan supaya Karen bisa merelakan kepergian sang putrinya dengan kebenaran yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga ...   Masih Ingat Artis Eva Arnaz? Begini Kondisinya Sekarang

Demi keadilan untuk mendiang putrinya, Karen dan keluarga besarnya akhirnya menyetujui langkah otopsi. Kendati demikian,  penyanyi jebolan Indonesian Idol itu mengaku tak ingin menyaksikan jika makam putrinya digali kembali dan dilakukan otopsi. “Itu hanya jasad sedangkan jiwa anak saya sudah dipangkuan Tuhan. Tapi yang pasti segala yang menjadi pertanyaan bisa terungkap dengan harus diotopsinya anak saya. Memang berat untuk mengambil langkah itu bagi saya,” ungkap Karen Pooroe.

Perubahan sikap Karen Idon dan keluarga terkait langkah otopsi untuk mengungkap misteri kepergian Zefania Carina memang terbilang mengejutkan. Meski selama ini Karen tidak menuding arya sang suami Karen Pooroe sebagai dalang di balik kematian sang anak, namun secara tidak langsung itu mengarah pada Arya. Apalagi Karen membongkar riwayat kelam sang mantan suami yang pernah masuk ke Rumah Sakit Jiwa.

Baca Juga ...   Ternyata di Timur Tengah Punya Takjil Khas Lho, Apa Saja Ya?

Tak hanya Arya, kasus kematian  Zefania yang kini tengah ditangani kepolisian  Jakarta Selatan juga mengarah panas pada Marshanda. Bagaiman tidak, hingga kini Marshanda sudah diperiksa guna mendalami misteri kematian Zefania. Selain Arya nama Marshanda juga ikut terseret karena ada dalam bukti rekaman CCTV yang sudah disita polisi.

“saya tidak mau berkomentar untuk permasalahan itu, toh wajah kalau misalnya saudari M kan yang memiliki apartemen. Wajar kalau dimintai keterangan. Saya tidak pernah menuduh dan saya tidak pernah menyalahkan siapa-siapa,” jawaban dari Karen Pooroe.

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.