News

Perkembangan Kasus Gen Halilintar Dengan Nagaswara

Lagi-lagi kabar mengejutkan kembali datang, kali ini dari keluarga Gen Halilintar. Keluarga yang sangat terkenal di dunia media social terutama di YouTube ini sedang digugat perdata oleh Nagaswara ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan gugatan tersebut tercatat dengan nomor 82/Pdt.Sus-HakCipta/2019/PN.Niaga.Jkt>Pst. Dalam informasi terbaru, saat ini gugatan dalam proses persidangan dan tahap pembuktian. Pada Rabu 19 Februari 2020 sidang dengan agenda pembuktian diberlangsungkan di Pengadilan Negeri Jakarta. Dalam persidanagan kali ini label dari rekaman nagaswara membawa saksi guna memperkuat gugatannya kepada Gen Halilintar. Saksi ahli dalam persidangan tersebut adalah Kasubdit Pelayanan hHukum di direktorat hak cipta yaitu Agung Damar. Sang kuasa hukum dari nagaswara yaitu Yos Mulyani  mengaku bahwa keterangan yang diberikan oleh Agung Damar sangat membantu.

“Pesidangan tadi sudah kita saksiakan bersama, kita juga ajukan beberapa keterangan untuk ahli dari hak cipta, dan pada intinya kami memperkuat gugatan kita,” ungkap Yos Mulyani.

Baca Juga ...   Konser Selendang Nusantara Turut Diramapaikan Giring Nidji

“Pada intinya kami memeprkuat gugatan kami yaitu kami perkuat seperti apa tadi sudah jelas biacara akan dilanjut dari hari Senin, selain itu pihaklawan akan membawa ahli juga untuk diperiksa dan beberapa bukti,” begitulah ungkapan dari kuasa hukum Nagaswara yaitu Yosh Mulyani usai siding kemarin.

Pada sidang selanjutnya yang akan berlangsung pada hari Senin 24 Februari 2020, pihak nagaswara rencananya akan mengadirkan kembali saksi ahli.

Seperti yang diketahui bahwa keluarga dari Gen Halilintar  tepatnya kedua orang tuanya yaitu Halilintar Anofial Asmid dan Lenggogen Umar Faruk dianggap sudah melanggar hak cipta dari lagu dengan judul Lagu Syantik yang di populerkan oleh penyanyi dangdut Siti Badriah tanpa seizing dari pencipta mauapun perusahaan label music yaitu nagaswara. Dalam hal ini, pihak dari nagaswara tak tanggung-tanggung menggugat keluarga Gen Halilintar dengan 9,5 miliar rupiah. Nagaswara sendiri mengaku jika kerugian hingga mencapai Rp 9,5 miliar secara material atas cover lagu dengan judul lagu syantik oleh Gen Halilintar, sementara untuk immaterial tak ternilai jumlahnya, kata Yos selaku kuasa hukum nagaswara.

Baca Juga ...   Mundur Jadi Pengacara Setya Novanto, Ini Alasan Otto Hasibuan

“apabila ditanya mengenai uang atau tujuannya apa, yang pertama merupakan kerugian moril, kerugian moril sangat susah diukur dengan uang, jadi kami susah untuk bilang apa segitu bisa mewakili moril sebenarnya tidak juga. Akan tetapi jika kita bilang hukum terpaksanya harus saya konversikan seberapa. Dan tetapi itu juga bukan tujuan utama, tujuan utamanya adalah perlindungan hak cipta itu sendiri,” ungkap sang kuasa hukum nagaswara.

Sedangkan dari pihak Gen Halilintar menanggapi akan hal itu, “yang jelas itu bukanlah jumlah uang yang sedikit kan ya. ya pihak Gen Halilintar  sangat menyesalkan artinya keluraga dari Gen halilintar bilang bahwa ‘kami ini hanyalah sekumpulan orang yang hanya pengen menghibur banyak netizen ataupun masyarakat melalui kreativitas,” ungkap Sunan Kalijaga selaku pengacara dari keluarga Gen Halilinta ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada hari Rabu 19 Februari 2020 kemarin.

Baca Juga ...   Tanda-Tanda Cowok Yang Masih Menyimpan Rasa Dan Ingin Balikan Denganmu

Pihak dari keluarga Gen Halilintar sendiri ternyata juga sempat menemui perwakilat dari pihak nagaswara untuk berbicara secara baik-baik sebelum memasukkan gugatan ke Pengadilan. Akan tetapi Yos Mulyadi mengungkapkan jika dalam pembicaraan dari kedua belah pihak tersebut tidak mendapatkan titik temu.

“Akan tetapi tidak bertemu, dalam hal ini artinya bertemu itu ialah tidak ada kesepakatan sehingga menggantung makanya kita ajukan gugatan ini,” Ujar Yos Mulyadi.

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.