News

Di Surabaya, Bocah 9 tahun di Sodomi

Surabaya – Sekarang ini makin maraknya kasus sodomi di Indonesia khususnya di Surabaya. Dan makin parahnya kasus sodomi ini korbannya banyak dibawah umur.  Dan tidak semua korban mau dan berani melaporkan atas kejadian yang menerpa mereka. Padahal akibat dari sodomi sendiri dapat mempengaruhi fisik maupun psikologis korban baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Adapun sodomi itu sendiri merupakan seks anal atau oral; atau aktivitas seksual antara manusia dan non manusia (binatang); atau setiap aktivitas seksual untuk kesenangan semata.

Dan sekarang ini berita terbaru tentang sodomi yakni yang dilakukan pria asal Jombang yang telah mencabuli kepada seorang bocah berusia 9 tahun di Surabaya.  Adapun pencabulan ini dilakukan dengan cara disodomodi hingga 28 kali.

Baca Juga ...   Tagar #ErintaulanySakitJiwa jadi trending Topic, Inilah Postingan Erin yang Hina Prabowo di Instagram

Seperti yang dikatakan pelaku “ 28 kali saya melakukannya, tidak ada motid, hanya nafsu saja dan puas setelah melakukannya,” ujar pelaku.

Pelaku asal jombang ini bernama Abdul Ghofur.  Di mana Abdul ini melakukan aksinya di sebuah indekos yang di tempatnya dan di rumah kontrakan ayah korban di kawasan Mojoklangru sejak September hingga November 2017.

Seperti yang dikatakan Wakasatreskrim Polrestbes Surabaya Kompol I Dewa Gede Juliana “aksi sodomi pelaku dilaukan sejak September hingga November 2017 ini terhadap korban yang masih berusia 9 tahun,” ujarnya.

Adapun modus pelaku terhadap eksekusi korban terlebih dahulu pelaku mengiming-imingi korban dengan meminjami handpone yang diputar video lucu.

“saat korban mulai menikmati video lucu darihandphone pelaku menyuruhnya untuk tengkurap, dan aksinya dilangsungkan,” tambah Dewa.

Baca Juga ...   Rincian Formasi CPNS 2019 di 34 Kementerian

Sekarang menurut Dewa pelaku sudah diamankan, setelah mendapat laporan dari orang tua korban. Selain itu polisi juga mengamankan baju dan celana korban  serta handphone pelaku.

Kemudian pelaku sendiri mengelak jika dinyatakan kelainan perilaku seks menyimpang.  Menurutya “ saya normal pak, dulu pernah punya pacar, juga pernah seperti itu. Lalu putus setelah itu saa sering ke lokalisasi di kawasan jagir tapi kemudian ditutup itu saa coba-coba ke anak kamar sebelah,” ujar Ghofur.

 

 

Baca Juga Yang Ini:

Baca Juga ...   Siapa Juara LIDA 2019?

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.