News

Terbentur Masalah Internal, Qomar Mundur dari Jabatan Rektor

Setelah mengurangi intensitas penampilan di layar kaca, salah satu Pelawak kawakan Nurul Qamar ternyata memiliki kesibukan lain. Qomar tercatat sebagai seorang Rektor di salah satu perguruan tinggi swasta di jawa tengah, tepatnya kabupaten Brebes. Namun qomar ternyata juga memiliki beberapa persoalan dengan pihak kampus dan memutuskan untuk mengakhiri jabatannya sebagai Rektor. Ia mengaku, alasan utama dirinya mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan tersebut karena adanya persoalan internal kampus.Hal itulah yang membuat Qomar tidak nyaman dan memutuskan langkah pengunduran diri tersebut.

“Jujur saja saya sudah tidak nyaman lagi dengan kondisi internal kampus. Karena itu saya ambil langkah untuk mundur dari jabatan Rektor UMUS Brebes,” ucap Nurul Qomar saat menyampaikan pidato pengunduran dirinya.

Baca Juga ...   Yasonna Laoly Utus Aidir Amin Periksa Sel Mewah Novanto

Kendati demikian, Qomar yang juga tercatat sebagai mantan anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat ini enggan memberitahu detail persoalan internal kampus yang membuat dirinya tidak nyaman mengemban tugas Rektor UMUS.

“Yang saya tegaskan bukan karena kinerja saya sebagai rektor buruk, tapi memang kondisi internal yang sudah tak satu visi dan amanah untuk kepentingan para mahasiswa saya akhirnya putuskan untuk mundur,” ia menambahkan.

Qomar menjelaskan bahwa dirinya sudah menjalankan apa yang menjadi tugas pokoknya dengan baik. Qomar juga telah mencapai beberapa target yang ditetapkan oleh pihak kampus, diantaranya perolehan akreditasi B untuk lima prodi di tiga fakultas, pencairan dana hibah senilai Rp 740 juta, hingga pencapaian jumlah mahasiswa hingga 230 orang.

Baca Juga ...   Goodbye BBM, #GoodbyeBBM Jadi Trending Topic

“Jumlah mahasiswa tahun ini paling tinggi dibanding tahun sebelumnya sejak 2012 lalu,” ia menjelaskan.

Dalam pidato penguduran dirinya, Qomar juga sempat meminta maaf kepada rekan-rekan kerjanya.

“Mohon maaf jika selama ini ada ucapan dan tingkah laku yang kurang berkenan,” katanya.

Wakil Rektor II UMUS Brebes, Maksori mengaku sangat menyayangkan keputusan yang diambil Qomar. Menurut dia, selama menjabat kurang lebih sembilan bulan, sudah banyak yang dilakukan oleh Qomar, di antaranya akreditasi B pada lima program studi, pencairan dana hibah Rp 740 juta hingga pencapaian jumlah mahasiswa sebanyak 230 orang.

Selain itu, selama Qomar menjadi rektor, Kampus UMUS semakin populer dan jumlah mahasiswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak lima tahun belakangan.

Baca Juga ...   Lelaki Dengan Gaji Yang Tinggi Lebih Menarik Hati Wanita

“Terus terang kami (keluarga besar Umus) sangat kaget apa yang diajukan Pak Qomar. Sebab, selama ini tidak ada permasalahan apa-apa,” ucap Maksori.

 

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.