News

Pola Asuh Yang Sangat Efektif Untuk Orangtua Jaman Now

Dengan kemajuan teknologi serta cara berkomunikasi yang selalu berubah, begitu pula semestinya pola asuh para orangtua. Mengajari anak dengan cara memberikan nasihat maupun interogasi dinilai tidak cocok lagi untuk anak pada jaman modern seperti saat ini.

Najelaa Shihab, ahli pendidikan serta parenting mengutarakan bahwa, dua cara tersebut tidak lagi efektif menjadi salah satu bentuk komunikasi pada sang anak, karena tidak bakalan sampai tujuan sampai bisa menjadikan masalah-masalah yang baru.

Untuk penggantinya, Najelaa menganjurkan supaya para orangtua memilih menceritakan pengalaman supaya pesan dapat sampai kepada sang anak. Pengalaman tersebut dapat dimiliki oleh pribadi maupun orang lain, misalnya pengalaman terlambat untuk sekolah dulu sebab saking asyiknya melihat film sampai larut malam. Semua itu lebih baik ketimbang secara langsung diberi nasehat.

Baca Juga ...   Buatlah Orangtuamu Bangga Memiliki Dirimu Inilah Caranya!

1

Sama enggak pesannya? Sama, (hanya saja) cara penyampaiannya yang berbeda. Melalui bercerita lebih efektif dalam membuka komunikasi, satu lagi yang tak efektif ( yakni secara langsung dimasukan nasihat).

Menggali info-info dengan cara interogasi dinilai tidak efektif sebab bakalan memperkeruh serta menjadikan masalah yang baru lagi, contohnya saja anak jadi suka berbohong demi menghindari tekanan. Najelaa tidak pernah memungkiri bahwa interogasi pada sang anak masih dinilai sebagai salah satu cara paling tepat demi menekan anak, termasuk ketika sang buah hati menjalani suatu kesalahan.

Najelaa memberika sebuah contoh pernah memergoki sang anak tak berlatih renang. Bukannya  menginterogasi serta berpura-pura tak tahu anak membolos latihan renang, ia memilih demi langsung menyatakan ‘ibu tadi ke kolam renang, kenapa kamu tak ada ke sana’.

Baca Juga ...   Jika Anak Mengajukan Pertanyaan Seputar Seksualitas, Sebagai Orang Tua Anda Harus Pandai Menjawabnya Dengan Benar Berikut Ulasannya

Ungkapan jujur ini sangatlah penting, sebab jawaban anak juga bakalan mengatakan hal jujur pula.  “sebab saya pilih jujur serta saya pergi ke sana, ia bakalan jujur pula. Jika interogasi kan, ia bakalan berbohong demi menutupi kesalahanyang telah ia perbuat. Justru akan menjadikan masalah yang baru lagi, ujar Najelaa.

 

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.