News

Pria Asal Gunungkidul Tusuk Dadanya Sendiri dengan Pisau Dapur Karena Putus Cinta

Gunungkidul – AAP (18) warga ngawis, Karangmojo, Gunungkidul, mencoba mengakhiri hidupnya dengan menusuk dadanya memakai pisau. Adapun menurut informasi yang dijelaskan oleh Kapolsek Karangmojo, Kompol Irianto hal ini diduga terjadi  lantaran karena putus cinta.

“berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban mencoba bunuh diri karena putus cinta. Setelah ini kami akan melakukan pendampingan ke korban agar peristiwa seperti hal ini (percobaan bunuh diri) tidak terulang, “kata Kapolsek Karangmojo, Kompol Irianto saat dihubungi wartawan, Rabu (27/12/2017).

Irianto juga menambahkan, percobaan bunuh diri yang dilakukan AAP terjadi di dapur rumah Selasa Kemarin (26/12/2017) sekitar pukul 16.30 WIB . Yang kemudian kepergok oleh Warni (77), nenek korban.

Baca Juga ...   Hijrah Ke London, Suasana Haru Menyelimuti Keberangkatan El Rima

Mengetahui cucunya mengambil pisau, Warni langsung menanyakan keperluan apa AAP mengambil pisau tersebut. Namun bukannya korban menjawab pertanyaan neneknya, korban malah berusaha menusuk dadanya dengan pisau yang ia ambil.

Setelah itu nener korban langsung meminta pertolongan kepada warga

“nenek korban (Warni) langsung teriak minta tolong ke warga,” pungkas Irianto.

Warga pun yang mendengar teriakan nenek langsung menghampiri. Namun saat warga tiba di lokasi kejadian, korban sudah bersimbah darah. Yang kemudian langsung dibawa oleh warga ke rumah sakit terdekat untuk segera mendapat pertolongan medis.

Adapun kondisi korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di salah satu Rumah Sakit di Gunungkidul.

Baca Juga ...   YouTuber Etika Ditemukan Tewas Setelah Hilang Lima Hari

Terbukti dengan kejadian ini makin maraknya serangan depresi mencapai tahap mengkhwatirkan. PR bagi kita semua untuk memanage pikiran kita agar tetap fresh walaupun banyak masalah menerpa.

Menurut beberapa pakar, mengatasi depresi hingga ingin melakukan bunuh diri dapat dicegah dengan melakukan treavelling. Karena dengan travelling khususnya travelling dengan melihat pemandangan hijau maka akan memicu bertambahnya hormon endorfin secara maksimal.

Di mana hormon endorfin ini merupakan hormon yang dapat menimbulkan perasaan bahagia.

Dengan demikian travelling akan membuat pikiran menjadi lebih rleks dan cenderung bahagia. Jadi jika kamu merasakan tanda-tanda depresi maka sebaiknya lakukan travelling.

Baca Juga Yang Ini:

Baca Juga ...   Kabar Burung Keylie Jenner Mencuat, Ini Tanggapan Rapper Bertatto Tyga

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.