Seleb

Gara-Gara Penuturannya Di Video Lawas Ini, Jeremy Teti Dihujat Wamil

Salah satu mantan pembawa berita terkenal, Jeremy Teti, baru-baru ini menjadi perbincangan hangat para netizen. Bagaimana tidak, pasalnya sebuah video lawas yang terdapat dirinya tersebut dan terlihat sedang melakukan perbincangannya mengenai kaum gay, baru-baru ini menjadi viral diperbincangkan kembali.

Dalam video tersebut terkesan Jeremy yang membela para kaum gay dan menerima keberadaannya tersebut.

Siapa yang bilang sejenis tidak bisa menghasilkan keturunan? Iya nggak? Banyak sekali. Kalau diluar bisa nyewa Rahim ya, maaf ya kalo di Indonesia mungkin belom bisa kita berpikir ke depan. Suatu saat  nanti aka nada penyewaan Rahim buat kamu gay untuk menghasilkan anak. Kita berpikir visi untuk 50 tahun ke depan, kalo generasi yang vintage sekarang ini kan udah lewat lah masanya mereka, karena cara berpikir mereka berdasarkan hukum, hukum dan hukum,” Tutur sang mantan pembawa berita dalam video lawasnya tersebut.

Baca Juga ...   Wah, Insiden Pingsannya Jenita Janet Ternyata Diganggu Ilmu Hitam. Berikut Penerawangan Mbah Mijan!

Dan sontak penuturan Jeremy itu pun semakin menjadi viral setelah salah seorang wanita hamil ikut mengomentari penuturan Jeremy.

Hey! Kamu pikir bayi manusia itu Cuma urusan sperma tumpah yang ketemu telur? Serendah itu kamu memandang ‘derajat manusia?’. Saya ibu yang sedang hamil anak ke empat dan saya tersinggung! Saya mau tanya sama kalian yang katanya mau punya peradapan lebih maju. Pantas saja kalian tak menghormati institusi pernikahan (ironisnya kalian sendiri pengen nikah sesame jenis dilegalkan Negara). Kalau kalian pikir pernikahan itu hanya tentang hubungan kelamin. Jadi bayi manusia! Makanya enteng saja kalian mau nyewa Rahim perempuan tanpa perlu menikahinya,” Tutur sang wamil mengomentari video Jeremy tersebut.

Baca Juga ...   Penyakit Jantung Yang Diidam Jeremy Teti Kambuh, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Baca Juga Yang Ini:

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.