Life

Trik Mengatasi Jika Sang Istri Takut KB

Penggunaan alat kontrasepsi pada perempuan kerap kali diabaikan sebab alasan yang tertentu, mulai dari rasa takut sakit, takut jadi gemuk, sampai pendarahan yang sebetulnya dapat dikatakan hanya sebagai mitos.

Jika ketakutan istri muncul, apa yang mesti dilakukan oleh para suami? Inilah tips dari dr Tirsa Verani SpOG.

  1. Jangan ikut takut

Ketakutan dalam menggunakan kontrasepsi pada perempuan biasa terjadi. Apalagi di waktu setelah melahirkan. Contohnya saja, metode KB intrauterine device (IUD) maupun spiral kerapkali dinilai menyebabkan rasa sakit serta risiko yang lainnya. Padahal, metode itu telah diakui sangat efektif dalam pencegahan kehamilan.

Biasanya suami, juga malah merasa takut serta menganjurkan istri supaya tak memakai alat kontrasepsi KB. Apabila mempunyai ilmu yang lebih banyak, jelasin terlebih dulu (benefit KB), namun dianjurkan ke petugas kesehatan. Bisa pada bidan, dokter umum maupun kandungan,” ujar Tirsa.

Baca Juga ...   Yuk Kita Intip Untuk Para Cewek Ini Ada Cara Ampuh Membuat Cowok Penasaran Denganmu

Trik tersebut lebih baik ketimbang mendengarkan orang lain misalnya tetangga maupun teman yang tak mempunyai kompetensi soal KB. Tak hanya itu, jika telah memutuskan ke dokter, maka dapat dikumpulkan terlebih dahulu pertanyaan-pertanyaan mengenai kontrasepsi itu.

Tanyakanlah semuanya tentang apa yang anda takutkan. Jangan sampai pulang dari dokter justru tak mendapatkan informasi yang tepat sebab tak bertanya dengan mendetail, ujar Tirsa.

2

  1. Merencanakan

Tirsa juga menganjurkan supaya pemasangan kontrasepsi perempuan diobrolkan lebih awal, yaitu ketika masa kehamilan. Pembicaraan tersebut sekaligus menjadi persiapan dalam langkah awal pemasangan KB setelah proses persalinan. Sekarang ini sudah ada KB bisa anda gunakan setelah proses persalinan sudah bisa secepatnya digunakan, tambahnya.

  1. Memahami mengenai jarak kehamilan
Baca Juga ...   Khasiat Tomat Sebagai Obat Penghilang Jerawat

Nah, menjadi suami, laki-laki juga mesti paham betul kapan jarak paling bagus masa kehamilan antar anak. Berdasarkan pendapat Tirsa, jarak ideal yakni empat sampai lima tahun. Semua ini mesti dipahami sehingga saat sang istri menginginkan KB tak akan dihalang-halangi.

Jika istri takut, jangan mengatakan tak usah maupun sekalian capek,” ungkapnya. Penting dalam memahaminya, kehamilan yang direncanakan memiliki efek dalam kehidupan rumah tangga serta pertumbuhan anak secara baik. Maka dari itu, menunda kehamilan hingga empat sampai lima tahun merupakan langkah yang sangtak bijak yang semestinya dipahami oleh sang suami.

Baca Juga Yang Ini:

Baca Juga ...   Pertengkaran Yang Biasa Dialami Oleh Pasangan Bahagia

zvr
Reaksi kamu

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.