News

Bahas Efisiensi BPJS, Fahmi Idris Sambangi Kantor Kemenkeu

Fahmi Idris yang merupakan Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan  Sosial (BPJS) Kesehatan terlihat menyambangi kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pada (9/1/2018). Adapun maksud kedatangan Fahmi tersebut adalah untuk menghadiri undangan rapat dengan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Mardiasmo. Saat ditanyakan langsung, Fahmi Idris mengaku hanya menghadiri undangan rapat dari Wamenkeu.

“Ini diundang rapat, belum tahu (rapat soal apa). Rapat awal tahun, koordinasi saja dengan Wamenkeu,” ujar Fahmi yang menggunakan batik coklat lengan panjang ini.

Dalam keterangannya, Fahmi juga belum bisa memastikan apakah pembahasan mengenai deficit BPJS juga akan dibahas.

“Tidak tahu. Nanti ya setelah rapat,” kata Fahmi sambil berjalan menuju lift ke ruangan Wamenkeu.

Baca Juga ...   Makanan Dengan Kandungan Protein Terbaik Demi Menurunkan Berat Badan

Fahmi Idris sebelumnya juga pernah datang ke kantor Kemenkeu pada akhir Desember lalu untuk rapat bersama Sri Mulyani dan Menteri Kesehatan, Nila Moeloek. Dalam rapat tersebut, yang menjadi pembahasan adalah efisiensi program BPJS. Menteri Kesehatan, Nila Moeloek mengatakan, dalam pertemuan tersebut dibahas soal upaya-upaya perbaikan yang harus dilakukan untuk mencapai target dari BPJS Kesehatan.‎

“Perbaikan-perbaikan yang targetnya mesti dilihat ngaturnya. Intinya menaikkan pendapatan dan mengurangi belanja‎. Intinya itu,” ujar dia di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis 28 Desember 2017.

Nila Mengusulkan agar BPJS melakukan evaluasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Tujuannya adalah agar penghimpunan dana bisa lebih efiseien dan masyarakatjuga dapat mengakses informasi dengan mudah.

Baca Juga ...   Kemenpan dan Kemenpora Berencana Angkat Atlet Jadi PNS

“Jadi untuk meningkatkan pendapatan apa saja yang musti dilakukan, dikuatkan. Misalnya tambah personil atau tambah IT yang bagus sampai jelas yang bayar iuran itu. Jadi kedisplinan supaya pendapatan itu benar-benar baik,” kata dia.

Selain itu, BPJS juga diharapkan melakukan efisiensi belanja di internalnya. ‎Hal ini dilakukan salah satunya untuk mengurangi defisit yang dialami lembaga tersebut.

“Kemudian mengurangi pengeluaran tetapi dari sisi BPJS ya. Misalnya menambah pegawai padahal pendapatan tidak naik. Ini kan besar pasak dari tiang,” lanjut dia.

Dan dengan upaya-upaya tersebut, kata Nila, maka secara otomatis juga akan mengurangi defisit yang tengah dialami oleh BPJS Kesehatan.

“Itu sama. Kalau kita administrasi lebih bagus, kita lebih efisien, tentu kita harapkan defisit juga akan turun. Misalnya contohnya iurannya benar-benar diambil semua, pengeluarannya diatur, tentu gap (defisit) itu makin kecil,” tandas dia.

Baca Juga ...   Konsumsilah Minuman Berikut Sebelum Sarapan Pagi

 

Baca Juga Yang Ini:


zvr
Reaksi kamu

Berita Terkait :

Join The Discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.